Selasa, 12 Nov 2019
radarbali
icon featured
Dwipa

Anjing Liar Serang Anak-anak Gianyar, Ini Peringatan Dinas Kesehatan

23 Mei 2019, 13: 45: 59 WIB | editor : ali mustofa

anjing liar, anjing rabies, serang anak-anak, dinas kesehatan

Anak-anak korban gigitan anjing di wilayah Banjar Pasekan, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati (Istimewa)

Share this      

GIANYAR – Kasus gigitan anjing masih terjadi di Gianyar. Dalam sepekan, ada 4 korban gigitan anjing di lokasi berbeda. Kejadiannya di Kecamatan Sukawati.

Korban terdiri dari 2 orang dewasa, dan 2 orang anak-anak. Berdasarkan laporan, setiap hari ada saja korban gigitan anjing. Korban digigit anjing rumahan maupun anjing liar.

Di bagian lain, Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, Ngakan Readi, mengakui jika setiap hari, ada saja kasus gigitan anjing di Kabupaten Gianyar.

“Setiap hari ada 1 kasus gigitan untuk kabupaten Gianyar,” jelasnya. Kata dia, untuk kasus gigitan terbanyak terjadi di Kecamatan Sukawati.

“Karena Sukawati, dari segi penduduk lebih padat, makanya banyak kasus terjadi di sana,” jelasnya. Ngakan Readi menambahkan, kasus gigitan umumnya terjadi akibat anjing terprovokasi.

“Biasa anak-anak main sama anjing, lalu kena gigit,” jelasnya. Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada pemilik anjing atau orang tua mengajak putra dan putrinya waspada dengan kasus gigitan.

Mengenai penanganan, pihaknya rutin menggelar sosialisasi rabies. “Apabila ada kasus gigitan, kami lakukan SOP

(Standar Operasional Prosedur, red). Kami juga menggandeng dinas kesehatan untuk penanganannya, melalui Puskesmas juga,” jelasnya.

Untuk kasus gigitan, pihaknya akan turun mengecek anjing tersebut. “Korban kami minta mencari vaksin,” jelasnya.

Sedangkan, untuk anjingnya akan dipantau selama 2 minggu. “Kami ambil sampelnya. Kalau dua minggu anjing itu mati, berarti rabies,” tukasnya. 

(rb/dra/mus/JPR)

 TOP