Senin, 24 Jun 2019
radarbali
icon featured
Hukum & Kriminal

Tol Beroperasi, Angka Kecelakaan Selama Mudik 2019 Turun Drastis

12 Juni 2019, 14: 45: 59 WIB | editor : ali mustofa

tol beroperasi, operasi ketupat agung, angka kecelakaan, arus mudik, polda bali

Polisi membantu pemudik yang mengalami kecelakaan di jalur tengkorak yang menghubungkan Denpasar - Gilimanuk, beberapa hari lalu (M.Basir/Radar Bali)

Share this      

DENPASAR – Polda Bali akhirnya merilis hasil Operasi Ketupat Agung 2019 yang berlangsung selama arus mudik dan balik lalu.

Yang patut diapresiasi dari kerja aparat kepolisian selama operasi berlangsung adalah turunnya angka kecelakaan lalu lintas.

Pada 2018 lalu, kecelakaan roda dua dan roda empat berjumlah 104. Dari jumlah itu yang meninggal dunia sebanyak 23 orang, luka berat 7 dan luka ringan 155.

Sedangkan saat Operasi Ketupat Agung 2019 yang berlangsung tanggal 29 Mei hingga 13 Juni, angka kecelakaan terbilang turun sebanyak 32 persen.

Angka kecelakaan roda dua dan empat selama mudik dan arus balik hanya mencapai 71 kejadian. Dari 71 kecelakaan, ada 7 meninggal dunia, luka berat 2 orang, dan luka ringan sebanyak 85 orang. 

"Tahun ini grafiknya menurun 32 persen. Dan paling banyak kecelakaan roda dua," kata Kabag Bin Opsnal Ditlantas Polda Bali AKBP Jembariawan, Rabu (12/6) siang. 

Menurutnya, jalur rawan kecelakaan selama mudik dan arus balik meliputi sejumlah jalur utama. Seperti jalur Tabanan hingga Jembrana dan jalur ke pelabuhan Padangbai.

"Karena jalur berkelok kelok hingga menanjak dan menurun. Sehingga sejumlah jalur itu dijadikan target operasi khusus," tambahnya. 

Menurutnya, arus mudik dan arus balik selama Lebaran tahun ini menjadi yang paling lancar. Arus pemudik di pelabuhan Padangbai maupun di Gilimanuk terpantau lancar.

Tidak ada kemacetan yang berarti. Bahkan, kata dia, para pemudik hanya mengantre sekitar 15 menit sebelum akhirnya bisa masuk ke dalam kapal penyeberangan.

Hal ini, menurutnya, dipicu beberapa hal. Seperti salah satunya adalah adanya infrastruktur tol di pulau Jawa sehingga kendaraan yang menyeberang dari Bali bisa langsung jalan dengan lancar saat keluar dari pelabuhan. 

“Karena kemarin (sebelum ada tol) kan jalur Pantura masih mampet. Sekarang sudah ada jalur tol sehingga lancar," terangnya.

Selain itu, penempatan sejumlah personel lalu lintas sepanjang jalur utama juga membantu sehingga jalur mudik terus menjadi lancar.

"Kami sudah dirikan beberapa pospam sepanjang perjalanan. Disediakan bengkel juga," tandas perwira dengan melati dua di pundak ini. 

(rb/mar/mus/JPR)

 TOP