Senin, 17 Jun 2019
radarbali
icon featured
Hukum & Kriminal

Ciduk Truk BBM Kencing, Segel Sementara, Terduga Bos SPBU Diamankan

13 Juni 2019, 00: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

truk bbm kencing, segel sementara spbu, spbu batan kendal, bos spbu, polda bali

SPBU beroperasi normal meski sempat disegel karena diduga terlibat truk BBM yang kencing sembarangan (Andre Sulla/Radar Bali)

Share this      

DENPASAR – Aparat kepolisian berhasil mengamankan truk tangki BBM saat “kencing” sembarangan di sebuah tempat tak jauh dari SPBU Suwung, Batan Kendal, Senin (10/6) siang lalu.

Pascadiamankan, truk tangki BBM itu langsung disita. Bahkan, bos sebuah SPBU berinisial M ikut diamankan karena diduga terlibat kasus ini.

Namun yang menarik, Rabu (12/6) malam kemarin, SPBU tersebut kembali beroperasi normal meski sempat disegel.

Bahkan, mobil tangki yang sempat disita petugas, tak ada lagi di lokasi. Menurut informasi kasus truk BBM kencing bukan sekali dua kali terjadi.

Namun, baru Senin lalu terkuak petugas. "Berdasar kabar yang beredar, anggota menyanggongi di lokasi kejadian dan ternyata benar ada mobil tangki kencing tak jauh dari SPBU,” kata sumber kepolisian.

Dari hasil penyelidikan, pengendali sekaligus penadah diduga pemilik SPBU di kawasan tersebut yang berinisial M.

M langsung dibawa ke Polda Bali untuk dimintai keterangan. "Truk tangkinya kencing di bagian timur SPBU waktu itu. Biar jangan salah, konfirmasi ke atasan saja," cetus sumber.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur Reserse Kriminal Khusus Kombespol Yuliar Kus Nugroho mengaku tidak tahu.

"Coba saya tanyakan ke anggota dulu ya, biar tidak salah informasinya,” kata perwira dengan pangkat melati tiga dipundak. ini 

Sementara itu, Rabu malam kemarin suasana di SPBU terlihat seperti biasa. Kendaran roda dua dan roda empat terlihat keluar masuk.

Para karyawan sibuk melayani konsumen untuk mengisi bahan bakar minyak di kendaraan mereka masing-masing.

"Senin siang banyak polisi yang datang ke sini. Tapi, saya tidak tahu menahu ada apa, sebab saya karyawan biasa. Coba langsung kontak bos saja. Ini nomornya,” bebernya sembari memberikan nomor yang dimaksud.

Namun, saat nomor M dihubungi, tak diangkat yang bersangkutan meski terdengar nada dering,

(rb/dre/mus/JPR)

 TOP