Senin, 18 Nov 2019
radarbali
icon featured
Bali United

Kondisi Andhika – Melvin Prima, Coach Eko Bantah Ada Ketimpangan Tim

19 Juni 2019, 00: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

bali united, liga 1, andhika wijaya, melvin platje, coach teco

Adhika Wijaya saat latihan ringan di gym Rai Fitness Centre, Kuta (Alit Binawan/Radar Bali)

Share this      

DENPASAR – Tidak seperti biasanya, sesi latihan Bali United di Rai Fitness kemarin tidak banyak diikuti oleh pemain.

Ricky Fajrin, Irfan Bachdim, Ilija Spasojevic, Kadek Agung Widnyana Putra, Wawan Hendrawan, Paulo Sergio, dan Yabes Roni Malaifani absen dalam sesi latihan kemarin.

Selain itu Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra juga absen memimpin latihan kemarin. Asisten Pelatih Bali United Eko Purdjianto yang memimpin sesi latihan kemarin.

bali united, liga 1, andhika wijaya, melvin platje, coach teco

Melvin Platje saat latihan ringan di gym Rai Fitness Centre, Kuta (Alit Binawan/Radar Bali)

Keenam pemain termasuk Teco sedang berada di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta untuk melihat secara langsung prosesi melantai perdana Bali United di BEI.

Berdasar pantauan Jawa Pos Radar Bali, kondisi dua pemain yang sempat mengalami cedera seperti I Made Andhika Wijaya dan Melvin Platje sudah berangsur membaik.

Saat ditemui kemarin, Andhika dengan tegas mengatakan bahwa cederanya ligament engkel yang dideritanya. Selain itu, dia juga mengatakan siap bermain kontra PSIS Semarang pekan depan.

“Saya sudah sembuh. Untuk main, kemungkinan bisa,” terangnya singkat. Sama dengan Andhika, Melvin Platje juga mengatakan hal yang serupa.

“Kondisi sudah mulai membaik. Sudah semakin kuat,” ucapnya. Namun, ditanya mengenai berapa persen kondisi pemulihan cederanya, Melvin masih bungkam dan menunjukkan gestur tutup mulut.

Sementara itu, sehari sebelumnya Asisten Pelatih Bali United Eko Purdjianto sempat ditanya mengenai kedalaman skuad Bali United.

Hal tersebut tercermin dari bagaimana penampilan para pemain saat menghadapi Timnas U-23. Beberapa pemain yang jarang mendapatkan menit bermain, dimainkan saat itu seperti Haudi Abdillah.

“Kami butuh 30 pemain, bukan 11 pemain. Kami ingin atmosfer pertandingan ada terus dan mungkin ada beberapa pemain yang jarang dimainkan

karena merupakan taktik serta keputusan dari Coach Teco. Jadinya kan persaingan lebih kompetitif. Misalnya Yabes main bagus dan akhirnya dimainkan terus.

Tidak ada ketimpangan menurut saya. Mereka main bagus meskipun kurang di finishing,” tutupnya. 

(rb/lit/mus/JPR)

 TOP