Senin, 18 Nov 2019
radarbali
icon featured
Hukum & Kriminal

UPDATE! Plat Mobil Misterius Diduga Palsu, Senjata SSI Dipapas Pelaku

23 Juni 2019, 12: 14: 04 WIB | editor : ali mustofa

senjata api, anggota brimob, mobil misterius, penemuan senpi, senpi ss1, polda bali

Mobil L 1304 QZ diamankan ke Mapolresta Denpasar kemarin (Andre Sulla/Radar Bali)

Share this      

DENPASAR – Tim Buser Satreskrim Polresta Denpasar akhirnya membawa mobil Avannza misterius bernopol L 1304 QZ ke Mapolresta Denpasar kemarin.

Mobil itu sebelumnya diamankan di areal parker Homestay Kampung 168, Gang Bandung, Jalan Puri Gading, Kuta Selatan, Jumat (21/6) sore pukul 16.00 Wita.

Yang mengagetkan, dari hasil identifikasi, mobil yang ditinggal pemiliknya sejak seminggu yang lalu itu selain berisi senjata SSI, juga ada dua buah rompi anti peluru, 2 buah golok,

tas panjang yang berisi linggis besar, tali kuning pal, jaket dan celana, jas hujan hitam yang belum dipakai (masih baru),  jas hujan hijau bekas dipakai, topeng berbentuk wajah manusia,  wig rambut, dan 2 buah koper.

Temuan itupun disangkutpautkan dengan kasus perampokan yang dilakukan bule Rusia di money changer BMC PT. Bali Maspin Tjinra, di Jalan Pratama, Tanjung Benoa, Kuta Selatan, 19 Maret 2019 lalu.

“Kami akan telusuri CCTV di tempat penemuan mobil tak bertuan di parkiran homestay Kampung. Itu untuk mencari tahu sejak kapan mobil berada di sana dan siapa yang mengemudi mobil itu,” kata sumber kepolisian.

Dugaan sementara pelat mobil Avanza L 1304 QZ adalah pelat nomor palsu. “Apakah nomor plat itu asli atau palsu, masih ditelusuri,” bebernya.

Pun dengan senjata api SSI milik anggota Brimob Brigadir IB Suda Suwarna yang dirampas pelaku. Pada saat diamankan, senjata api sudah dipapas sehingga tidak identik dengan warna asli.

Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan membenarkan penemuan senjata api di dalam mobil misterius itu.

Dia mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan terkait dugaan bahwa mobil dan BB ini digunakan komplotan perampok WNA.

Namun, selebihnya mantan Kasatnarkoba ini enggan berkomentar banyak saat dikonfirmasi. ”Kami masih melakukan penyelidikan,” ujarnya singkat.

(rb/dre/mus/JPR)

 TOP