Rabu, 21 Aug 2019
radarbali
icon featured
Metro Denpasar

Seragam Gratis Pelajar SD–SMP Tak Kunjung Dibagikan, Ini Dalih Disdik

21 Juli 2019, 04: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

seragam gratis, pelajar sd, pelajar smp, seragam sekolah, disdik badung

Ilustrasi (dok.radar jombang)

Share this      

MANGUPURA – Pelajar baru SD maupun SMPN di Kabupaten Bandung mendapat bantuan seragam gratis dan kelengkapannya dari Pemkab Badung.

Namun, meski aktivitas belajar dimulai, seragam untuk para pelajar tersebut tak kunjung dibagikan oleh pemrintah.

Kabid Gedung dan Sarana Disdikpora Badung Putu Roby Widya Harsana tak menampik belum melakukan pembagian seragam gratis kepada para siswa.

Pasalnya saat ini masih dalam tahap lelang.  “Ya belum, kami masih dalam tahap lelang,” jelas Roby Widya Harsana kemarin.

Sebagai catatan, pengadaan pakaian seragam bahan seragam Pramuka beserta kelengkapannya untuk siswa kelas I SMP Negeri di Badung dianggarkan dengan nilai pagu paket  Rp 2.000.542.500,00. 

Seragam endek untuk siswa baru SMP Negeri ini dianggarkan dengan nilai pagu paket Rp 3.111.955.000,00.
Belanja pakaian khusus seragam sekolah putih biru beserta kelengkapannya  dianggarkan dengan nilai pagu anggaran Rp 2.000.542.500,00.

Pengadaan pakaian seragam siswa Kelas I SD Negeri di Kabupaten Badung belanja pakaian khusus seragam sekolah merah putih seserta Kelengkapannya dengan nilai pagu Paket Rp 1.589.500.000,00.

Pengadaan pakaian seragam siswa Kelas I SD Negeri di Kabupaten Badung khusus seragam sekolah seragam Pramuka beserta kelengkapannya  nilai pagu anggaran Rp 1.589.500.000,00. 

Pengadaan pakaian seragam siswa kelas I SD Negeri di Kabupaten Badung untuk pakaian Olah Raga nilai pagu anggaran nilai pagu paket Rp 1.028.500.000,00. 

Sedangkan untuk siswa SD Negeri seragam endek dianggarkan dengan nilai pagu paket sebesar Rp 2.805.000.000,00.

“Kami siapkan seragam siswa tahun 2019 untuk SMP sebanyak 8.083 orang siswa dan SD sebanyak 8.500 orang siswa. Target pembagian seragam ini rencananya akhir November 2019 ini,” ungkapnya.

Dalam pembagiannya, para siswa baru akan diberikan seragam pramuka, seragam endek, seragam olahraga dan seragam merah putih untuk SD dan seragam putih biru untuk SMP.

Pembagiannya dalam bentuk kain. Kemudian siswa yang akan menjahit sesuai dengan ukurannya. Namun, ongkos jahit akan tetap dibayar oleh pemerintah. Per stel pakaian akan diberikan ongkos jahit sebesar Rp 110 ribu. 

(rb/dwi/mus/JPR)

 TOP