Minggu, 26 Jan 2020
radarbali
icon featured
Hukum & Kriminal

Tonjok Pengunjung Kafe Remang-remang, Warga Gianyar Diciduk

08 Agustus 2019, 04: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

aksi penganiayaan, kafe remang-remang, warga gianyar, polsek blahbatuh

Pelaku Dewa Made Ariandika, 31, diamankan polisi karena memukul salah satu pengunjung kafe (Istimewa)

Share this      

GIANYAR– Aksi kekerasan di dalam kafe remang-remang kembali terjadi. Kali ini, sesama pengunjung terlibat keributan di salah satu kafe di Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Selasa (6/8) malam.

Pelaku Dewa Made Ariandika, 31, memukul M. Khasan, 47. Akibat pemukulan itu, pelaku kini diamankan di Polsek Blahbatuh.

Menurut informasi, antara pelaku dan korban awalnya sama-sama datang ke kafe. Di dalam kafe, terjadi kesalahpahaman.

Pelaku asal kelurahan Bitera, Kecamatan Gianyar memukul korban dengan tangan kosong sebanyak dua kali.

Pukulan itu mengenai bibir dan pipi kanan korban. Akibat pukulan itu, korban asal Desa/Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur mengalami sejumlah luka di wajah.

Korban mengalami bengkak pada pipi sebelah kanan. Bahkan, satu gigi seri korban terlepas. Satu gigi korban lainnya tampak goyang. Korban juga merasa sakit pada bagian rahang dengan pipi kanan.

Kapolsek Blahbatuh Kompol Ketut Dwikora membenarkan kejadian pemukulan di kafe. “Itu karena minum,” ujar Kompol Dwikora.

Saat menerima laporan pemukulan, polisi langsung menuju lokasi kejadian. Selain mengantarkan korban untuk melakukan visum di rumah sakit, polisi langsung mengamankan pelaku.

Setelah dilakukan pemeriksaan saksi-saksi dan pengumpulan alat bukti, dilanjutkan gelar perkara. “Hasil gelar, pelaku Dewa Made Ariandika,

ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara penganiayaan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 KUHP,” pungkasnya

(rb/dra/mus/JPR)

 TOP