Sabtu, 24 Aug 2019
radarbali
icon featured
Dwipa

Puas Pusat Setuju Proyek Pelabuhan, Bupati Suwirta Kecewa Kadishub

13 Agustus 2019, 02: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

pelabuhan segitiga emas, bupati suwirta, kadishub klungkung

Bupati Klungkung Nyoman Suwirta memimpin rapat koordinasi dengan OPD membicarakan proyek pembangunan Pelabuhan Segi Tiga Emas yang disetujui pemerintah pusat (Istimewa)

Share this      

SEMARAPURA - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengumpulkan jajarannya di ruang rapat Bupati Klungkung.

Rapat itu digelar untuk mendengarkan laporan hasil pertemuan di Kementrian Perhubungan RI yang dihadiri Sekda Klungkung Gede Putu Winastra,

pejabat Dinas Perhubungan Provinsi Bali dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait rencana pembangunan pelabuhan Segi Tiga Emas.

Dalam rapat tersebut, Bupati Suwirta mengaku sangat bahagia lantaran usulan pembangunan Pelabuhan Segi Tiga Emas menjadi perhatian pusat.

Hanya saja, ia merasa kecewa lantaran Dinas Perhubungan Klungkung dirasa tidak bekerja secara optimal dalam mengawal usulan tersebut.

Sejumlah berkas yang menjadi syarat kelengkapan, sangat lambat dipenuhi. Padahal pemerintah provinsi dan pusat sudah merespons usulan tersebut.

“Usulan terkait pelabuhan yang sudah sampai di sini, jangan sampai terhenti gara-gara OPD tidak maksimal dalam bekerja,” ujar Bupati Suwirta.

Tidak sampai di sana, orang nomor satu di Kabupaten Klungkung dibuat kian kesal karena Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung, I Nyoman Sucitra tidak hadir dalam rapat tersebut.

Saking kesalnya, Suwirta mengatakan jika Kadis Perhubungan Klungkung itu bisanya mengandalkan bawahannya saja.

“Saya sangat sayangkan Kadis Perhubungan tidak hadir saat rapat ini. Bisanya hanya mengandalkan anak buah. Kalau ada apa apa yang disalahkan hanya anak buah,” ujarnya.

Suwirta mengingatkan jajarannya agar memiliki pola pikir yang maju. Semua OPD harus bergerak cepat dalam merespons tanggapan dari pemerintah pusat.

Dirinya juga meminta OPD untuk bersungguh-sungguh melaksanakan tugas. Jika tidak, ia tidak segan segan mengeluarkan peringatan.

“Kita patut bersyukur, Pelabuhan Segi Tiga Emas diambil oleh pemerintah provinsi meski menjadi Pelabuhan Segi Tiga Sanur.

Kita harus bergerak cepat, karena saat ini komitmen membangun sudah disambut pemprov dan pusat.

Perencanaan 2021, harus lebih kencang lagi sehingga target saya 2022 -2023 semua selesai. Tinggal saya urus jalan lingkar,” tandanya.

Sementara itu Sekda Klungkung, Gede Putu Winastra mengatakan berdasar pertemuan di Kementrian Perhubungan, diinstruksikan agar usulan APBN ditindaklanjuti dengan melengkapi kekurangannya.

Di antaranya status tanah yang di Sampalan, Nusa Penida dan Bias Munjul, Ceningan harus sudah disertifikatkan dan selanjutnya difoto copy dan disahkan.

Kemudian menyiapkan DED masing-masing lokasi pelabuhan. Adapun untuk DED di Sampalan sudah siap sedangkan DED di Bias Munjul sedang dalam pembuatan oleh pihak provinsi.

Sedangkan untuk penetapan lokasi sudah ada rekomendasi oleh Bupati Klungkung. Sehingga tinggal menunggu rekomendasi dari Gubernur Bali untuk selanjutnya diajukan ke kementrian guna penetapan lokasi.

“Yang kami kawal adalah pelabuhan Sampalan, Nusa Penida dan Pelabuhan Bias Munjul, Ceningan yang merupakan perencanaan Pelabuhan Segi Tiga Emas Sanur.

Karena kami belum siap dengan perencanaan Pelabuhan Pesinggahan. Namun kami tetap mengusulkan Pelabuhan Pesingahan untuk akses oleh masyarakat lokal,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung, I Nyoman Sucitra mengakui jika pihaknya tidak hadir lantaran ada urusan keluarga yang tidak bisa ditinggalkan.

Berkaitan dengan Pelabuhan Segi Tiga Emas, pihaknya mengungkapkan telah mengurus syarat kelengkapan yang dibutuhkan. “Tinggal Senin (12/8) ini kami tindak lanjuti ke Gubernur,” tandasnya. 

(rb/ayu/mus/JPR)

 TOP