Minggu, 08 Dec 2019
radarbali
icon featured
Events
Go Clean Our River (GCOR) 2019

FSP PAR – SPSI Bali Ambil Bagian di Even GCOR 2019

13 Agustus 2019, 20: 46: 36 WIB | editor : ali mustofa

gcor 2019, fsp par, spsi bali, radar bali, wwf indonesia, blue bird bali

IKUT PEDULI: Para pengurus FSP PAR – SPSI Bali yang menyatakan komitmen untuk ambil bagian di even GCOR 2019. (Istimewa)

Share this      

DENPASAR – Even aksi sungai bersih Radar Bali Digital (RadarBali.id) dan Jawa Pos Radar Bali cetak dengan tajuk, Go Clean Our River (GCOR) 2019 mengundang perhatian pula kalangan pekerja pariwisata.

Pekerja pariwisata yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Pariwisata (FSP PAR) – SPSI Bali, menyatakan komitmennya untuk ambil bagian di even akbar yang akan berlangsung pada, 25 Agustus 2019.

Ketua FSP PAR – SPSI Bali, Putu Satyawira Marhaendra, menyatakan, keterpanggilan kalangan pekerja karena punya komitmen sama pada lingkungan bersih.

Khususnya fenomena Daerah Aliran Sungai (DAS) yang saat ini seolah menjadi daerah aliran sampah.

“Kebersihan lingkungan termasuk sungai bersih menjadi perhatian yang membuat citra pariwisata kian baik dimata para wisatawan,” ungkap Satyawira, kepada media ini tadi malam (13/8).

Menurut Satyawira, sesungguhnya kebersihan lingkungan menjadi tanggungjawab masing-masing individu untuk menjamin lingkungan bersih.

Khususnya bagaimana mengurangi secara signifikan penggunaan plastik. Namun diakuinya, bahwa membangun kesadaran masyarakat tidak semudah membalikkan telapak tangan.

“Kami khususnya kalangan pekerja pariwisata, selalu mengingatkan anggota agar selalu menjaga lingkungan bersih. Salah satunya dengan memberi contoh tidak membuang sampah sembarangan,” ungkapnya.

Bahkan, sebagai wujud komitmen dalam even ini, pihaknya juga akan menerjunkan puluhan anggota SP PAR – SPSI Bali ke lokasi kegiatan bersih sungai di Taman Mangrove, Jalan By Pass Ngurah Rai KM 21, Pemogan, Denpasar Selatan.

“Yang pasti pengurus dan anggota akan ikut terjun langsung ke lapangan memungut sampah di lokasi kegiatan,” kata Satyawira.

Ditambahkan, jika sungai terbebas dari unsur pencemar, maka semua ekosistem sungai dan laut dapat terjaga dan bersimbiosis dengan baik.

Misalnya, biota laut dan ragam hayati didalamnya dapat mendukung terciptanya lingkungan yang asri dan sehat.

(rb/ken/rid/mus/JPR)

 TOP