Kamis, 24 Oct 2019
radarbali
icon featured
Hiburan & Budaya

Tiga Minggu Dirawat Karena Infeksi Otak, Basis Dejapu Meninggal Dunia

18 Agustus 2019, 12: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

basis dejapu band, infeksi otak, meninggal dunia, rsup sanglah

Basis Dejapu Band Lojer saat beraksi diatas panggung. Lojer meninggal setelah berjuang melawan penyakit infeksi otak (Istimewa)

Share this      

DENPASAR - Band pop Bali, Dejapu tengah berduka. Pasalnya salah satu personel mereka, Lojer dinyatakan meninggal dunia, Sabtu (17/8) malam sekitar pukul 20.00.

Pria bernama lengkap I Nyoman Sulendra ini meninggal di RSUP Sanglah Denpasar karena infeksi pada otak yang dialaminya. 

"Lojer meninggal karena infeksi pada otak. Begitu kata dokter," kata Putu Budi, vokalis band Dejapu, Minggu (18/8).

Menurut Putu Budi, Lojer meninggal setelah dirawat selama tiga minggu di rumah sakit. Kepergian Lojer tak pelak membuat personel band Dejapu dirundung duka mendalam.

Apalagi dalam band, Lojer dikenal sebagai sosok yang paling dewasa. "Kami benar-benar merasa kehilangan. Lojer adalah orang yang baik rajin ramah dan penyabar, kami sangat berduka," tambah Putu Budi.

Lojer sendiri merupakan salah satu yang berperan penting dalam band Dejapu. Entah itu dalam proses menciptakan karya, entah saat beraksi di atas panggung.

Karena kedewasaannya, dia juga kerap menjadi penengah saat band mengalami masalah internal. Terkait posisinya sebagai pemain bas yang kini ditinggalkan oleh Lojer, Putu Budi mengaku belum memikirkan siapa penggantinya.

"Terkait pengganti, kami masih belum bisa bicarakan. Karena kami masih berduka," tandas Putu Budi.

(rb/mar/mus/JPR)

 TOP