Sabtu, 21 Sep 2019
radarbali
icon featured
Politika

Wajah Lama Hiasi Pimpinan DPRD Bali, Ini Nama yang Diusulkan…

05 September 2019, 21: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

pimpinan dewan, dewan bali, dprs bali, nama yang diusulkan

Ketua DPRD Bali sementara Adi Wiryatama dan Wakil Ketua DPRD Bali sementara Nyoman Sugawa Korry memimpin rapat, Kamis siang (Wayan Widyantara/Radar Bali)

Share this      

DENPASAR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali menggelar rapat terbuka terkait pengumuman dan penetapan pimpinan definitif DPRD Bali masa jabatan 2019-2024.

Acara yang dihadiri 49 anggota dari 55 anggota dewan terpilih ini digelar di ruang rapat gabungan lantai III di Gedung DPRD Bali, Kamis (5/9) siang.

Ketua DPRD Bali sementara, I Nyoman Adi Wiryatama pun membuka sidang sekaligus membacakan nama-nama pimpinan definitif DPRD Bali masa jabatan 2019-2024.

Dalam surat tersebut tertulis, Adi Wiryatama (PDIP) sebagai Ketua DPRD Bali. Untuk wakilnya ada Dr I Nyoman Sugawa Korry (Golkar), I Nyoman Suyasa (Gerindra) dan Tjokorda Gde Asmara Putra Sukawati (Demokrat).

Selain mengumumkan kursi pimpinan DPRD Bali, Adi Wiryatama juga mengumumkan ketua dan pengurus fraksi masing-masing partai di DPRD Bali.

Untuk ketua masing-masing fraksi yakni Dewan Made Mahayadnya (PDIP), I Wayan Rawan Atmaja (Golkar),

I Komang Nova Sewi Putra (Demokrat), I Ketut Juliarta (Gerindra) dan I Wayan Kari Subali (Gabungan Nasdem, Hanura dan PSI).

“Surat ini sudah kami tandatangani dan kami bawa ke Gubernur. Nantinya pihak Gubernur akan mengusulkannya

ke Kemendagri. Begitu datang dari Mendagri, kami akan paripurnakan lagi untuk pelantikan,” ujarnya Adi Wiryatama usai rapat.

Proses selanjutnya, begitu dilantik oleh Pengadilan Tinggi atas nama Mendagri, baru Ketua definitif DPRD Bali masa jabatan 2019-2024 itu sah.

Sedangkan untuk para fraksi yang sudah terbentuk diharapakan segera mengatur anggotanya untuk melengkapi kelengkapan dewan di masing-masing komisi. Targetnya agar minggu depan selesai.

”Komisinya tetap ada empat nanti. Nanti mereka (anggota fraksi) akan berunding dulu untuk mengaturnya.

Setelah selesai, nanti baru diputuskan dan umumkan anggota komisinya,” pungkasnya. 

(rb/ara/mus/JPR)

 TOP