Rabu, 20 Nov 2019
radarbali
icon featured
Radar Buleleng

Konyol, Pamer Alat Kelamin, Dikira Normal, Setelah Dicek Ternyata ODGJ

11 September 2019, 11: 31: 59 WIB | editor : ali mustofa

pamer alat kelamin, dikira pria normal, odgj, polsek celukan bawang

I Putu Suryadika Septyan Cahya penderita gangguan jiwa ketika diamankan aparat kepolisian Polsek Pelabuhan Laut Celukan Bawang, Gerokgak. (Istimewa)

Share this      

GEROKGAK – Warga Celukan Bawang, Gerokgak dibuat heboh dengan ulah seorang pria eksibisionisme kemarin.

Betapa tidak, pria yang mengenakan celana pendek hitam dengan baju bergaris warna putih hitam dan biru itu tiba-tiba memperlihatkan alat kemaluan ditengah jalan kepada warga yang melintas.

Karena mengundang keresahan, pria tersebut akhirnya diamankan aparat kepolisian Polsek Pelabuhan Laut Celukan Bawang.

Konyolnya, awalnya warga mengira pria tersebut normal, sehingga dilaporkan ke polisi. Namun, setelah menjalani pemeriksaan di Polsek Celukan Bawang, ternyata pria tersebut mengidap gangguan jiwa.

Dalam laporan belakangan diketahui ODGJ tersebut bernama I Putu Suryadika Septyan Cahya, 25, warga Banjar Dinas Tegallenga, Desa Kalisada, Seririt.

Disebut-sebut, Suryadika menjadi gila lantaran masalah biduk rumah tangganya yang hancur yang berunjung pada perceraian.  

 Kapolsek Pelabuhan Laut Celukan Bawang AKP I Gusti Putu Arnata mengaku telah mengamankan I Putu Suryadika Septyan Cahya karena membuat resah warga.

Berdasar keterangan warga dan Kadus Celukan Bawang, Irwan, warga merasa ketakutan dengan kelakuan pria itu.

Karena setiap warga yang melintas yang mengantar jemput anaknya ke sekolah, pelaku selalu memperlihatkan alat kelamin.

Bahkan, memanggil warga. “Dasar Laporan dari warga akhirnya kami amankan. Khawatir ada kejadian-kejadian yang beresiko,” ungkapnya.

Menurut AKP Arnata, pihaknya dan warga sebelumnya tidak mengetahui kalau pria tersebut penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).

Namun, setelah menjalani pemeriksaan di mapolsek dan keterangan dari keluarganya  baru ketahuan bahwa pria tersebut orang dengan gangguan jiwa.

 “Keterangan yang kami dapat dari keluarganya Septyan memang sering bepergian sendirian dari Seririt ke Gerokgak.

Mengalami gangguan jiwa, karena depresi, masalah rumah tangga hingga berujung pada perceraian dengan istrinya,” terangnya.   

Saat ini pria tersebut sudah dibawa pulang oleh keluarganya untuk dilakukan perawatan lebih lanjut. 

(rb/jul/mus/JPR)

 TOP