Selasa, 22 Oct 2019
radarbali
icon featured
Travelling

Mina Wisata Festival Sediakan 700 Kg Ikan Gratis untuk Wisatawan

14 September 2019, 22: 05: 59 WIB | editor : ali mustofa

mina wisata festival, 700 kg ikan, ikan gratis, pasar ikan kedonganan

Ilustrasi ikan bakar (net)

Share this      

KEDONGANAN - Desa Adat Kedonganan, tahun ini kembali menggelar event Mina Wisata Festival Kedonganan di Pantai Kedonganan, Kuta.

Event ini digelar selama tiga hari beruntun mulai tanggal 20 hingga 22 September mendatang. Menariknya selain menggelar sejumlah kegiatan budaya dan lomba seperti lomba mancing,

lomba layangan, membuat patung pasir dan masih banyak lainnya, festival ini juga akan menyediaan sebanyak 700 kg ikan.

mina wisata festival, 700 kg ikan, ikan gratis, pasar ikan kedonganan

Para panitia pelaksana menjelaskan rencana pagelaran Mina Wisata Festival yang berlangsung di Pantai Kedonganan 20 – 22 September mendatang (Marcel Pampurs/Radar Bali)

Ratusan kilo ikan ini akan dikonsumsi gratis oleh para pengunjung festival yang mengangkat tema Soul of The Sea ini.

Ketua Panitia Mina Wisata Festival Kedonganan, Indra Wijaya, mengatakan, para pengunjung bebas mengonsumsi ikan sebanyak mungkin.

Ikan gratis ini akan tersedia pada hari pertama festival tanggal 20 September. "Ikan gratis ini boleh dimasak dengan cara dibakar ataupun di goreng di lokasi festival," kata Indra Wijaya.

Lanjut dia, konsepnya pengunjung akan memilih ikannya sendiri dan memasak sendiri. Bebas mengambil berapa pun banyaknya, sampai puas.

"Bumbu untuk bakar dan goreng juga sudah kami siapkan," ujarnya. Ikan yang akan disediakan panitia mulai dari ikan lemuru, ikan layur, ikan layang dan masih banyak jenis ikan lainnya.

Panitia sengaja menyediakan ikan-ikan berukuran kecil tersebut karena gampang dikonsumsi dan juga karena jenis ikan yang disediakan sudah menjadi ikan konsumsi masyarakat tradisional.

"Ini adalah ikan yang gampang dikonsumsi. Karena kalau pakai ikan yang besar seperti kakap, dan lainnya, ya bukan itu konsumsi tradisional kami," tambahnya. 

Selain untuk membangun dan menumbuhkan jiwa entrepreneurship sejak dini, juga sebagai wujud kepedulian dan pemanfaatan sumber daya pesisir barat Kedonganan.

Event ini nantinya akan melibatkan nelayan, pemuda dan seniman untuk menampilkan kreativitas budaya.

Sehingga diharapkan, perputaran ekonomi, pariwisata, seni, adat dan budaya di Kedonganan semakin berkembang. 

(rb/mar/mus/JPR)

 TOP