Selasa, 22 Oct 2019
radarbali
icon featured
Bali United

Minim Peluang saat Kontra The Guardian, Finishing Jadi Problem Besar

15 September 2019, 05: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

bali united, liga 1, bhayangkara fc, the guardian, problem finishing

Herman Dzumafo duel dengan Leonard Tupamahu di Stadion Patriot, Bekasi (Hanung Hambara/Jawa Pos)

Share this      

DENPASAR – Evaluasi, evaluasi, dan evaluasi. Kata ini yang tepat untuk persiapan Serdadu Tridatu menghadapi Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya.

Dalam dua pertandingan kedepan, Bali United masih menjadi tim tamu. Yang menjadi catatan krusial dalam pertandingan menghadapi Bhayangkara FC pekan lalu adalah penyelesaian akhir yang masih belum memuaskan.

Saat menghadapi Bhayangkara di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Serdadu Tridatu hanya menciptakan 11 kali peluang dengan dua kali peluang yang mengarah ke gawang.

Statistik ini tidak seperti biasanya. Rata-rata, Bali United mampu menciptakan lebih dari 15 peluang di setiap pertandingan.

Penyelesaian akhir inilah yang harus segera diperbaiki oleh Serdadu Tridatu jika ingin memenangkan pertandingan menghadapi Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya.

Hal ini juga yang menjadi catatan penyerang sayap Bali United Yabes Roni Malaifani yang bermain sebagai pemain pengganti saat menghadapi The Guardian – julukan Bhayangkara FC.

Meskipun hanya bermain selama 31 menit, dia sadar penyelesaian akhir Bali United masih kurang maksimal.

“Kami harus berusaha dan bekerja keras lagi. Kedepannya, kami mencoba untuk lebih baik lagi dan bisa mendapatkan poin di kandang lawan,” terang Yabes kemarin.

Menurutnya, penyelesaian akhir Bali United yang kurang maksimal kemarin karena banyak peluang yang dieksekusi dengan terburu-buru. “Mungkin kami yang melakukan finishing terburu-buru,” pungkasnya.

(rb/lit/mus/JPR)

 TOP