Senin, 27 Jan 2020
radarbali
icon featured
Hukum & Kriminal

Baru Dua Bulan Keluar Lapas Kerobokan, Jambret Spesialis Bule Didor

07 Oktober 2019, 13: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

jambret spesialis bule, baru keluar lapas, lapas kerobokan, jambret didor, polsek abiansemal

Tersangka I Wayan Gondol, 23, menunjukkan barang bukti berupa HP Samsung S8 milik warga Prancis yang dijambret. (Istimewa)

Share this      

DENPASAR – Pernah merasakan pengapnya penjara tak membuat I Wayan Gondol jera melakukan tindakan kriminal.

Pria kerempeng itu kembali menjambret tepat setelah dua bulan keluar dari Lapas Kelas IIA Kerobokan. Residivis kambuhan itu beraksi dengan menjambret pelajar asal Prancis bernama Kassi Radia, 19.

Apes, lagi-lagi ia tertangkap. Kali ini dua kaki pria 23 tahun itu mendapat hadiah timah panas dari polisi. Gondol didor karena berusaha kabur saat polisi berusaha melakukan pengembangan perkara.

“Terpaksa kami mengambil tindakan yang tegas dan terukur karena pelaku melawan petugas dan berusaha untuk kabur,” ungkap Kapolsek Abiansemal, Kompol Ida Bagus Putu Mertayasa kemarin.

Gondol menjambret Kassi di Jalan Raya Semana Desa Mambal, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Minggu (8/9) pukul 16.30.

Korban lantas melapor ke polisi. Nomor laporan korban yaitu LP B/44/X/2019/Res Badung/Sek Abiansemal langsung bergerak cepat. 

Dalam laporannya, korban mengaku dijambret oleh seseorang saat melintas di Desa Mambal, Abiansemal.

Handphone jenis samsung S8 yang ditaruh di dashboard depan sepeda motor yang dikendarainya diambil paksa oleh orang yang tidak dikenalnya.

Berdasar laporan tersebut, Tim Opsnal Polsek Abiansemal melakukan penyelidikan. Tim yang dipimpin

Panit Opsnal Iptu I Gusti Ngurah Subandi melakukan penyelidikan di seputaran Jalan Raya Gunung Agung, Denpasar Barat.

Polisi mendapat informasi pelaku tinggal di Jalan Raya Gunung Agung, Gang Bumi Ayu, Blok N, Denpasar Barat.

Sekitar pukul 18.00 anggota Opsnal Polsek Abiansemal melakukan penangkapan terhadap tersangka di rumahnya.

Saat diinterogasi, tersangka mengakui perbuatannya sesuai dengan laporan. “Tersangka mengaku melancarkan aksinya

bersama seorang temannya bernama I Wayan Jangkep yang masih buron,” imbuh perwira dengan satu melati di pundak itu.

Barang bukti yang diamakan polisi adalah sat unit handphone merk Samsung Galaxy S8 , warna Hitam, 1 buah KTP milik tersangka, 1 unit sepeda motor Yamaha N Max warna Putih, DK 6891 FAF.

Selanjutnya tersangka bersama barang bukti digiring ke Mapolsek Abiansemal untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut.

Nah, saat dilakukan pengembangan itulah tersangka berusaha melarikan diri sehingga terpaksa ditembak kedua kakinya untuk melumpuhkannya.

Tersangka disangkakan dengan pasal 363 KUHP tentang Pencurian diancam lima tahun penjara.

Tersangka sebelumnya sudah pernah melakukan jambret di wilayah Kuta dan di tangkap Polsek Kuta. Dalam melancarkan aksinya, tersangka sengaja mengincar orang asing atau bule.

(rb/san/mus/JPR)

 TOP