Selasa, 21 Jan 2020
radarbali
icon featured
Hukum & Kriminal

Toko Sembako Terbakar, Api Merembet Ikut Bakar Gudang dan Bengkel

10 Oktober 2019, 11: 45: 59 WIB | editor : ali mustofa

musibah kebakaran, toko sembako terbakar, kebakaran gudang, kebakaran bengkel, polsek gianyar

Api membumbung tinggi melalap bangunan yang menjual sembako. Api kemudian merembet membakar Gudang barang bekas dan bengkel kendaraan. (Istimewa)

Share this      

GIANYAR – Kebakaran hebat terjadi di Jalan Raya Seronggo Kelod, Desa Seronggo, Kecamatan Gianyar, Rabu (9/10) dini hari pukul 02.30.

Ada tiga bangunan yang terbakar. Awalnya api membakar toko sembako milik I Nyoman Sinah, 62. Kemudian api merembet ke gudang barang bekas dan bengkel.

Kebakaran itu awalnya diketahui oleh saksi, I Ketut Yogi, 24. Saksi yang sedang menonton televisi di rumahnya kaget karena listrik tiba-tiba padam.

Yogi pun keluar kamar untuk mengecek meteran listrik. Ketika keluar kamar, Yogi melihat ada api menyembur dari dalam toko sembako milik Ni Nyoman Sinah.

Jarak antara toko dengan rumah saksi cukup berdekatan. Saksi pun membangunkan seluruh keluarga untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Karena api tidak kunjung padam dan membesar, warga menghubungi Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Gianyar.

Beberapa menit kemudian, 5 unit armada Damkar Gianyar tiba di lokasi kejadian. Besarnya kobaran api membuat kebakaran menjalar dengan cepat.

Selain toko sembako, api juga melalap gudang barang bekas dan sebuah bengkel yang bersebelahan. Sekitar 20 menit kemudian, api berhasil dipadamkan oleh petugas Damkar.

Kapolsek Gianyar Kompol Ketut Suastika membenarkan kejadian tersebut. Penyebab api yang meludeskan 3 bangunan itu masih dalam penyelidikan.

“Diduga penyebabnya dari konsleting arus listrik, karena saat kejadian listriknya sempat padam,” ujar Kompol Suastika.

Kapolsek menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, hanya barang-barang yang ada di toko sembako dan gudang barang bekas ludes terbakar.

Sementara barang di bengkel sudah sempat dievakuasi oleh pemilik. “Tidak ada korban jiwa dalam kebakran itu. Hanya kerugian materiil,” ungkapnya.

Barang yang ludes di toko sembako di antaranya gas LPG ukuran 3 kg, kulkas, freezer es krim,  televisi, dan kipas angin.

Selain itu, perlengkapan banten dan puluhan pcs dupa hangus. Sedangkan di gudang barang bekas ada rak barang dan freezer eskrim. Kerugian sementara ditaksir mencapai Rp 150 juta.

(rb/dra/mus/JPR)

 TOP