Kamis, 21 Nov 2019
radarbali
icon featured
Bali United

Tiongkok Balas Kekalahan di Surabaya, Coach Fakhri: Untung Kalah!

21 Oktober 2019, 07: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

bali united, timnas u-19, timnas tiongkok, kekalahan di surabaya, coach fakhri, untung kalah

Bagus Kaffi berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Tiongkok di Stadion Dipta (Miftahuddin Halim/Radar Bali)

Share this      

GIANYAR – Stadion Kapten I Wayan Dipta menjadi stadion yang tidak besahabat bagi Timnas Indonesia.

Pada tanggal 15 Oktober, Timnas Indonesia senior tumbang dengan skor 1-3 dalam babak kualifikasi Piala Dunia 2022 kontra Vietnam.

Minggu sore kemarin (20/10), Timnas U-19 yang giliran tumbang ditangan Tiongkok U-19 dengan skor yang sama 3-1.

Tiga gol kemenangan Tiongkok berhasil dicetak oleh Qianglong Tao pada menit kelima dan 90+2 dan Aisikaer Aifeirding pada menit ke-80.

Timnas U-19 sendiri hanya mencetak gol semata wayang dari Amiruddin Bagas Kaffa Arizki pada menit ke-76.

Tapi skuad Garuda Nusantara dan suporter jangan berkecil hati jika Timnas U-19 tumbang. Kekalahan kemarin membuat Pelatih Timnas U-19 Fakhri Husaeni bisa

melihat dimana saja kekurangan skuad asuhannya sebelum menentukan pemain di kualifikasi AFC Cup U-20 2020 pada tanggal 6 – 10 November di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Meski tidak mempersoalkan kekalahan, Fakhri mengatakan jika skor 3-1 bukanlah yang diharapkannya.

Skor ini juga membuat Tiongkok U-19 berhasil membalaskan dendam dipertemuan pertama di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Saat itu, Garuda Nusantara berhasil menang dengan skor yang sama. “Pertama, skor 3-1 tentu bukan yang kami harapkan meskipun ini hanya pertandingan uji coba.

Kekalahan kali ini ada dalam situasi permainan berbeda daripada laga pertama,” terang pelatih yang membawa Timnas U-16 merengkuh gelar juara AFF Cup U-16 2018 tersebut.

Kekalahan ini membuat Coach Fakhri bisa menentukan dengan tepat siapa pemain yang akan diboyong di kualifikasi AFC Cup U-20 2020 nanti.

Evaluasi juga terus dilakukan. Terutama antisipasi sepakan bola mati yang kebetulan menjadi momok skuadnya. Dua gol Tiongkok U-19 terjadi melalui skema bola mati.

“Hasil ini bagus karena ini momen yang tepat untuk memilih pemain di kualifikasi AFC Cup nanti. Jadi, untung kami kalah,” pungkasnya.

(rb/lit/mus/JPR)

 TOP