Rabu, 11 Dec 2019
radarbali
icon featured
Sportainment
Kompetisi Taekwondo Internasional 2019

Buktikan Eksistensi, Tim Taekwondo Dinasty TNI AL Boyong Tiga Prestasi

28 Oktober 2019, 21: 45: 59 WIB | editor : ali mustofa

Taekwondo TNI AL, Dinasty TNI AL, kompetisi Taekwondo Internasional, borong juara, Lanal Denpasar Bali, Mabesal, KONI Bali, KONI Badung, Pemkab Badung

SPORTIF : Suasana kompetisi Taekwondo Internasional, Pugnator Badung Sport Tourism International Taekwondo Championship 2019 di GOR Purna Krida, Badung (Pen Lanal Denpasar for Radar Bali)

Share this      

BADUNG- Tim Taekwondo Dinasty TNI AL kembali menunjukkan eksistensinya di ajang kompetisi Taekwondo Internasional, Pugnator Badung Sport Tourism International Taekwondo Championship 2019.

Pascadilepas Komandan Lanal Denpasar Bali Kolonel Laut (P) Henricus Prihantoko beberapa waktu lalu, tim Taekwondo dibawah asuhan Ketua Dojang Dinasty TNI AL Denpasar Mayor Laut (KH) Dewa Ketut Dana Susila

 dan pelatih utama Serma SBA I Wayan Sumada, tim Taekwondo Dinasty TNI AL berhasil menyabet tiga prestasi sekaligus.

Taekwondo TNI AL, Dinasty TNI AL, kompetisi Taekwondo Internasional, borong juara, Lanal Denpasar Bali, Mabesal, KONI Bali, KONI Badung, Pemkab Badung

BOYONG PRESTASI : Pelatih Utama Serma SBA I Wayan Sumada (tengah atas baju biru) saat menerima piala di GOR Purna Krida, Badung (Pen Lanal Denpasar for Radar Bali)

Adapun tiga prestasi yang dibawa pulang tim Taekwondo Dinasty TNI AL, yakni selain juara umum kategori I, juga dinobatkan sebagai kontingen terbaik dan supporter terfavorit.

Pada kompetisi taekwondo yang dihelat mulai 25-27 Oktober 2019 di  GOR Purna Krida Kabupaten Badung, Bali, tim Taekwondo Dinasty TNI AL berhasil meraih 43 medali emas, 36 perak, dan 3 (tiga) medali perunggu.

Terkait raihan prestasi tim Dinasty TNI AL, Ketua Dojang Dinasty TNI AL Denpasar Mayor Laut (KH) Dewa Ketut Dana Susila didampingi pelatih utama Serma SBA I Wayan Sumada dan seluruh pelatih,

menyebutkan itu semua tidak terlepas dari semangat dan displin berlatih para atlet Dojang Dinasty TNI AL untuk bisa meraih medali emas serta atas dedikasi dan kerja keras semua pelatih di Dojang Dinasty TNI AL Denpasar. 

“Astungkara, dari total 110 atlet yang kami kirim, tim Dinasty TNI AL Denpasar berhasil mengumpulkan  43 Emas, 36 Perak dan 3 Perunggu,”terang Mayor Dewa yang kesehariannya menjabat sebagai Paspormar Lanal Denpasar, Bali ini.

Sementara itu, atas raihan prestasi tim Dynasti TNI AL Denpasar, Danlanal Denpasar Kolonel Laut (P) Henricus Prihantoko melalui Paspotmar Lanal Denpasar Mayor Laut (KH) Dewa Ketut Dana Susila

mengucapkan selamat atas tercapainya prestasi yang membanggakan mengaharumkan nama TNI AL khususnya Lanal Denpasar, Bali ini.

Lebih jauh, Danlanal juga menyampaikan kepada tim Taekwondo Dinasty TNI AL Denpasar agar dengan raihan prestasi itu bisa lebih disiplin dan intesif lagi dalam berlatih untuk menghadapi even-even yang akan diikuti ke depannya.

Sementara masih pada kejuaraan yang diikuti oleh sekitar 1600 taekwondoin ini, Ketua Umum Pengkab Taekwondo Indonedia (TI) Badung, Tjhin Johanes,

menyatakan bahwa kejuaraan kali ini mempertandingkan kategori festival, pemula dan prestasi.

Sedangkan terkait asal peserta, imbuh Tjhin Johanes, selain diikuti seluruh kota di Indonesia, ajang ini juga diikuti sekitar 9 negara perwakilan seperti,

Australia, Thailand, India, Uzbekistan, Cina Taipe, Hongkong, Singapura, dan Malaysia.

”Untuk taekwondoin dari luar Indonesia ambil bagian sekitar 200 taekwondoin putra dan putri, pastinya setiap negara mengirimkan lebih dari satu tim taekwondo.

Sedangkan Bali sekitar 200 taekwondoin dan dari luar Bali yakni provinsi lainnya di Indonesia sekitar 1.100 taekwondoin putra dan putri,” kata Tjhin Johanes, 

Masih kata Tjhin Johanes, selain menerjunkan taekwondoin yang berkualitas, di ajang taekwondo Internasional yang sebelumnya dibuka secara resmi Ketua Umum PB. TI, HM. Thamrin Marzuki,

dan dihadiri Ketua Koni Indonesia, Bupati Badung, Ketua Koni Bali, ini diakuinya juga melibatkan wasit bertaraf nasional dan internasional dari Indonesia.

Sedangkan dari luar Indonesia, ada wasit dari Malaysia dan Cina Taipe.

Sesuai arahan Ketua PB TI, melalui ajang ini nantinya bisa dijadikan ajang untuk mengukur kekuatan bagi para taekwondoin Bali maupun provinsi lainnya di Indonesia.

“Mudah-mudahan ke depan Taekwondo Indonesia semakin solid dan dapat menjamin membangun peta kekuatan untuk ajang internasional berkualitas dan bergengsi ini,

yang bertujuan untuk memberikan tolok ukur bagi taekwondoin di Indonesia termasuk Bali, dalam sisi kemampuan.

Setidaknya untuk terus melakukan evaluasi awal bagi para taekwondoin yang lolos PON XX/2020 di Papua nanti,” ‘tukas Thamrin Marzuki.

(rb/pra/mus/JPR)

 TOP