Rabu, 11 Dec 2019
radarbali
icon featured
Politika
Saat Anggota DPRD Bali Bikin Ricuh

Nyaris Ribut dengan Purwa, Oka Antara: Miskomunikasi, Tiyang Pelih

31 Oktober 2019, 10: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

anggota dprd ricuh, dprd bali, nyaris ribut, purwa arsana, oka antara, tiyang pelih

Anggota DPRD Bali Nyoman Oka Antara (dok.radarbali)

Share this      

DENPASAR - Kericuhan nyaris terjadi saat rapat paripurna di gedung DPRD Bali kemarin. Dua anggota DPRD Bali dari Fraksi PDIP nyaris terlibat kericuhan.

Keduanya sama-sama dari dapil Karangasem, yakni Nyoman Ngurah Purwa Arsana, dan Nyoman Oka Antara.

Permasalahan kali ini  sejatinya sepele. Tiba-tiba Purwa  bercanda kepada Oka. Purwa mengatakan bahwa dia baru saja ditelepon Gubernur Bali Wayan Koster. 

Dikatakan bahwa Koster  menanyakan  siapa yang membuat rapat sidang paripurna molor. Purwa saat itu menjawab spontan, bahwa  penyebab sidang paripurna terlambat adalah Oka terlalu banyak omong.   

Kemudian, Oka mengambil gelas  bening yang berisi air  terus dikocok dalam keadaan gelas ditutup sehingga membasahi pakaian Purwa. 

Dikonfirmasi ke ruangannya, Nyoman Oka Antara, menyatakan  bahwa memang ada miskomunikasi. 

Ada salah paham. Dia mengaku itu adalah kesalahannya. Karena saat itu sedang menjawab aspirasi masyarakat lewat pesan ditelepon. 

“Ndak. Cuma miskomunikasi. Tiyang lah pelih (saya punya salah). Tiyang (saya)  panik menjawab masyarakat SMS, terus tim Karangasem kalau ditunda. 

Nu sedang kene yang (lagi sedang gini saya). Ye, meguyonan (dia bercanda), tapi yang karena panik. Teleponan raga ajak Pak Koster, nyen negranang lambat siding paripurna ne, 

orang raga Oka Antara liunan munyi (Kamu ditelpon sama Pak Koster siang yang membuat sidang terlambat, 

aku jawab karena Oka Antara banyak omong,” jelasnya, menceritakan kembali kepada awak media.

“Tanpa sadar saya ambil gelas isi air mengocoknyadengan gelas ditutup  di sampingnya, bukan menyiram. Saya basah  dan dia basah,” sambungnya.  

Saat dikonfirmasi  Purwa menyatakan bahwa masalahan ini sudah  selesai di hadapan Ketua  DPD PDIP, yang juga gubernur, Wayan Koster.  Oka sudah meminta maaf dan berjanji tidak mengulangi lagi. 

(rb/feb/mus/JPR)

 TOP