Kamis, 21 Nov 2019
radarbali
icon featured
Hukum & Kriminal

Perwira Polda Pelaku Selingkuh Berpangkat AKP, Pergoki Usai Antar LPG

08 November 2019, 14: 02: 17 WIB | editor : ali mustofa

kasus perselingkuhan, polisi polda bali, selingkuhan istri, warga pemogan syok, bongkar perselingkuhan, polisi berpangkat akp, polda bali

Ilustrasi (dok.radarbali)

Share this      

DENPASAR – Menyedihkan. Kasus perselingkuhan perwira Polda Bali berinisial BN dengan mami Grahadi Karaoke berinisial IV ternyata terjadi saat GD, suami IV tengah mengantar pesanan gas LPG.

Selesai mengantar pesanan pelanggan, GD pulang ke rumahnya di Jalan Pemogan, Denpasar Selatan, dan mendapati fakta menyedihkan.

"Setiba di rumah, GD mendengan suara candaan istri dengan lelaki dewasa. Ia lantas menggedor pintu. Karena tak kunjung di buka, pintu rumah akhirnya didobrak hingga terbuka," beber sumber kepolisian.

Ternyata, di dalam rumah, istrinya sedang berduaan dengan oknum perwira yang diduga-duga selama ini berselingkuh dengan sang istri.

Yang membuat GD kesal, istinya justru marah-marah dan mengusirnya keluar. Saat didesak siapa suara laki-laki dewasa yang ada di rumah, istrinya malah marah.

Ujungnya cekcok mulut pun tak bisa dihindari. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, GD memilih lapor ke Polda Bali.

Berdasar laporan GD, enam orang anggota Ditpropam Polda Bali datang ke TKP dan mengamankan BN sekitar pukul 18.00 wita.

Dari hasil penyelidikan sementara, BN diketahui berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) dan pernah bertugas sebagai Kasi Propam Polresta Denpasar.

Ketika dijumpai Jawa Pos Radar Bali saat keluar dari ruangan pemeriksaan, GD enggan banyak komentar. Ia sempat menanyakan dapat dari mana mendapatkan info penangkapan ini.

Setelah direspons oleh awak media, GD hanya mengatakan masih syok. "Maaf saya masih syok dengan kejadian ini. Saya diusir istri demi selingkuhannya. Maaf saya buru-buru ke Propam karena sudah dipanggil," kataya.

Menurut sumber, perselingkuhan itu diduga sudah berlangsung lama. BN dan IV berkenalan di Grahadi. Dari sana keduanya diduga mulai menjalin asmara hingga kini.

Menurut keterangan GD kepada penyidik, dia sudah seringkali berusaha memergoki IV dan BN, sayang selalu gagal.

"Pergerakan keduanya selalu diintai. BN yang selalu antar jemput IV ke tempat kerja. Katanya beberapa kali diikuti ke beberapa hotel dan beberapa kosan elite diduga tempat perselingkuhan keduanya. Tapi tidak berhasil," tuturnya.

Kabid Propam Polda Bali Kombes Rajo Alriadi membenarkan apparat Ditpropam Polda Bali telah mengamankan BN.

Sayangnya dia enggan berkomentar banyak. "Ya, benar sudah diamankan. Masih kami periksa," ujar Kombes Rajo Alriadi.

(rb/dre/mus/JPR)

 TOP