Senin, 16 Dec 2019
radarbali
icon featured
Metro Denpasar

Plafon Kelas SMPN 2 Mengwi Ambruk, PUPR Sebut Ditanggung Rekanan

02 Desember 2019, 10: 45: 59 WIB | editor : ali mustofa

plafon ambruk, smpn 2 mengwi, dinas pupr badung, ditanggung rekanan, disdik badung, pemkab badung

Kondisi plafon SMPN 2 Mengwi jebol. Upaya perbaikan tengah dilakukan Dinas PUPR Badung pascainsiden itu. (Made Dwija Putra/Radar Bali)

Share this      

MANGUPURA – Atap ruang kelas lantai II SMPN 2 Mengwi ambruk, Jumat (30/11) lalu. Beruntungnya ambruknya plafon bangunan yang baru dibangun dua tahun ini tidak memakan korban jiwa.

Kini sudah dilakukan perbaikan karena masih mendapat tanggungan dari rekanan. Kabid Sarana dan Prasana Disdikpora Badung Putu Roby Widya Harsana tak menampik adanya  peristiwa plafon jebol di SMPN 2 Mengwi.

“Laporan sudah kami terima dari staf, bahwa ada plafon jebol di SMPN 2 Mengwi dan sudah mendapat penanganan dari rekanan Dinas PUPR Badung, karena gedung tersebut dibuat oleh pihak PUPR Badung,” ujar Roby Harsana.

Sayangnya,  penyebab dari  plafon jebol tersebut diketahui secara pasti. Karena ia belum mendapat kesempatan untuk mengecek langsung ke lokasi.  

“Yang saya tahu itu gedung baru, tapi saya belum tahu apa penyebab plafon itu bisa jebol. Saat ini saya masih di Surabaya, besok (hari ini, red) kami akan cek lagi kerusakannya,” terangnya.

Secara terpisah, Kepala SMPN 2 Mengwi, Nyoman Suardana membenarkan peristiwa jebolnya plafon sekolahnya. 

Namun, pihaknya juga sudah langsung melaporkan peristiwa tersebut kepada Dinas PUPR Badung. Perbaikan sepenuhnya menjadi tanggung jawab rekanan.  

Mengingat dalam kontrak juga ada masa pemeliharaan selama dua tahun, sehingga pihak rekanan yang memperbaiki dan tidak dibebankan ke pihak sekolah.

“Ya, kami juga sudah laporkan kepada Dinas PUPR Badung dan sudah dilakukan perbaikan,” terangnya.

Kejadian tersebut diperkirakan terjadi Jumat malam sehingga tidak ada korban jiwa. Sayangnya, penyebab pasti juga belum diketahui.

Namun pihaknya tetap berharap tidak terjadi kejadian seperti ini. “Penyebab pasti kami belum tahu. Tapi perbaikan juga sudah hampir rampung,” ungkapnya.

(rb/dwi/mus/JPR)

 TOP