Senin, 16 Dec 2019
radarbali
icon featured
Hukum & Kriminal

UPDATE! Bacok Bule Spanyol di Pantai Padang-padang, TSK Diciduk di NTB

03 Desember 2019, 13: 53: 48 WIB | editor : ali mustofa

kasus perampokan, kasus pembacokan, bule spanyol, pantai padang-padang, diciduk di ntb, polresta denpasar

Bule Spanyol Rosse Piel Leal saat mendapat perawatan di RS BIMC usai dibacok pelaku di Pantai Padang-padang. (Istimewa)

Share this      

DENPASAR - Pelaku perampokan sadis yang membacok RPL 40, bule asal Spanyol di Pantai Padang-Padang, Uluwatu, Kuta Selatan, Kamis (21/11) lalu akhirnya tertangkap. 

Berdasar informasi yang dihimpun, pelaku yang belum diketahui identitasnya itu ditangkap Senin (3/12) sore di wilayah NTB.

Kapolresta Denpasar Kombes Ruddi Setiawan membenarkan penangkapan pelaku pembacok wisatawan asing tersebut. 

Hanya saja, dia belum merinci identitas pelaku serta kronologi penangkapannya. "Besok kita rilis ya," terang Kombes Ruddi, Selasa (3/12) siang. 

Sebagaimana diberitakan, seorang WNA asal Spanyol berinisial RPL menjadi korban perampokan. 

Kejadian yang menimpa wanita 40 tahun ini terjadi di parkiran pantai Padang-Padang, Uluwatu, Nusa Dua, Kamis (21/11) lalu. 

Nahasnya, korban kelahiran 28 Maret 1979 ini tidak hanya dirampas harta bendanya, wanita bernomor paspor PA9243xxx ini juga dibacok oleh pelaku menggunakan parang. 

Akibatnya, korban mengalami luka bacokan di bahu kiri, siku kiri, siku kanan, jari kiri, punggung tangan kanan dan pinggang.

Kejadian ini bermula saat korban bersama rekannya, Aine  beranjak dari pantai Padang-Padang menuju parkiran tempat korban memarkir sepeda motor. 

Saat itu waktu menunjukan sekitar pukul 19.20. Kondisi parkiran sedang sepi. Setibanya di parkiran, korban dan rekannya melihat seorang pria yang gerak-geriknya mencurigakan.

Pelaku langsung mendekati korban menggunakan sepeda motornya dan langsung menarik paksa tas korban yang digantung sementara oleh korban di spion motornya sendiri.

Korban yang tidak mau tasnya diambil pun berusaha mempertahankannya. Aksi tarik menarik pun terjadi. 

Melihat hal itu, rekan korban berlari pergi mencari bantuan sekitar. Namun nahasnya, saat rekan korban mencari bantuan, 

pelaku pun mengeluarkan sebilah parang lalu membacok korban di beberapa bagian tubuh hingga bersimbah darah. Sekembalinya mencari bantuan, korban sudah ditemukan dalam keadaan terluka.

Melihat hal itu, rekan korban langsung mencari bantuan warga sekitar dan mengevakuasi korban ke rumah sakit. Selain mengalami luka bacok di sekuncur tubuhnya, 

korban juga kehilangan satu buah tas yang di dalamnya berisikan 1 iPhone X Warna hitam,  uang tunai, kartu kredit, dan gelang papan surfing. 

Pascainsiden tersebut, korban dilarikan untuk mendapat perawatan di Rumah Sakit BIC, Kuta. 

(rb/mar/mus/JPR)

 TOP