Senin, 16 Dec 2019
radarbali
icon featured
Bali United

Ada Rasa Haru Disambut Suporter, Fadil: Terima Kasih Semuanya

04 Desember 2019, 00: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

bali united, liga 1, juara liga 1, suporter padati bandara, fadil sausu

Stefano Lilipaly (jaket merah) dikerubungi suporter Bali United yang menyambut mereka di Bandara Ngurah Rai kemarin (Alit Binawan/Radar Bali)

Share this      

LEGIAN  – Suporter Bali United benar-benar heboh Selasa kemarin (3/12). Ratusan suporter dari berbagai kelompok memadati 

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai untuk menyambut sang kebanggaan yang telah berhasil menggondol juara Liga 1 2019. 

Dahaga suporter akhirnya terbayar lunas. Jika ditarik kebelakang, mungkin euforia seperti ini pertama kali dan terakhir dirasakan saat Gelora Dewata 

menjadi runner Galatama edisi tahun 1994 dan ketika berlaga di Piala Winners Asia (yang sekarang bernama AFC Cup).

Khusus untuk suporter Bali United, ini adalah penantian lima tahun yang sudah terbayarkan. 

Sebenarnya tahun 2017 bisa menjadi akhir penantian jika seandainya tidak ada permainan mafia yang membuat Bali United gagal juara dan disalip oleh Bhayangkara FC di tikungan terakhir.

Sekarang, suporter menikmati hasil dari penantian tersebut. Di bandara, suporter penuh. Pun demikian saat di Mes Bali United. 

Meski banyak pemain yang memilih untuk kembali ke rumah mereka masing-masing seperti para pemain asing dan Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra, 

tetapi mereka tetap antusias untuk menunggu pemain Bali United untuk keluar menyambut mereka.

Sekitar menunggu 15 menit, Fadil Sausu yang keluar dari kamarnya untuk mewakili pada pemain Bali United. 

Ucapan selamat dan sambutan hangat langsung diberikan kepada Fadil. “Nanti diatas Mes Bali United ada patung Fadil,” seloroh salah seorang suporter dengan disamput tawa oleh Fadil.

Maklum, Fadil menjadi salah satu pemain pertama Bali United hingga saat ini. Dia juga sejak awal menjadi kapten utama Serdadu Tridatu. 

“Saya pribadi dan mewakili semua pemain berterimakasih banyak (kepada suporter). Saya senang dan ada sedihnya juga,” terang pemain kelahiran Palu 34 tahun itu.

“Saya sudah lima tahun di Bali United dan baru kali ini juara. Selama saya berkarier sebagai pemain sepak bola profesional, baru kali ini juga saya mencicipi juara,” terangnya.

(rb/lit/mus/JPR)

 TOP