Kamis, 23 Jan 2020
radarbali
icon featured
Dwipa

Tak Kuat Nanjak, Truk Pengangkut Air Mineral Terguling di Jalur Sempit

06 Desember 2019, 12: 47: 07 WIB | editor : ali mustofa

tak kuat nanjak, truk pengangkut air, truk terguling, jalur sempit, polres gianyar

Truk pengangkut air mineral terguling di Jalan Jagaraga yang merupakan jalur sempit naik turun (Indra Prasetia/Radar Bali)

Share this      

GIANYAR – Truk Mitsubhisi fuso DK 9453 terguling di tanjakan sebelah utara jembatan Desa Singapadu-Batuan Kecamatan Sukawati, pada Kamis (5/12) sekitar pukul 10.30.

Truk bermuatan air mineral itu menghadang jalur yang banyak diakses mobil travel. Beruntung saat kejadian, sopir truk, Rustam, selamat dari maut.

Menurut Rustam, dia hanya mengalami luka lecet. Dia berhasil keluar dari kemudi setelah truk terguling.

“Saya baru 2 hari kerja. Kebetulan hari ini disuruh ngirim ke Gianyar. Pas lewat pertigaan Celuk, saya cuma lihat ada plang menuju Gianyar jadi saya ikuti,” ujar pria asal Dusun Sedayu Rt/Rw 2, Kuripan Lombok Barat itu.

Rustam mengaku tidak melihat ada rambu yang melarang truk melewati jalur naik turun itu. “Saya ndak lihat ada rambu larangan truk masuk. Makanya saya lewat sini,” jelasnya geleng-geleng.

Dia merasa apes karena tumben melewati rute tersebut. “Saya tidak tahu kalau truk tidak boleh. Saya kaget lihat jalannya naik turun begini,” keluhnya.

Atas kejadian itu, dia langsung mengontak bos. “Ini minumannya diangkut dulu pakai mobil lain. Truk ini maunya ditarik,” terangnya.

Akibat benturan keras, tangki bahan bakar truk alami kebocoran hingga solar tumpah ruah ke bawah jembatan.

Arus lalu lintas yang kerap dijadikan jalur alternative Denpasar-Gianyar lewat Jalan Jagaraga Desa Celuk ini pun lumpuh total.

Ditambah lagi, posisi truk, menghadang jalan. Untuk diketahui, jalur itu trayek dari kebun binatang Bali Zoo, menuju pura tua Desa Batuan, kemudian wilayah Ubud.

Kasatlantas Polres Gianyar AKP Laksmi Trisna Dewi Wieryawan menegaskan di jalur itu sudah terpasang rambu larangan bagi truk.

“Sejatinya sudah ada rambu larangan melintas bagi kendaraan truk, namun pengemudi tidak mengindahkan,

sehingga dengan berat kendaraan tersebut tidak bisa naik di tanjakan. Akibatnya kendaraan mundur dan terguling,” jelasnya.

Beruntung saat kejadian, salah satu anggotanya melintas di lokasi kejadian. Sehingga sempat memberikan imbauan kepada pengguna jalan lainnya untuk menghindar.

“Astungkara nihil korban luka dan korban jiwa,” ujarnya. Karena terbukti melanggar rambu lalin, pengemudi truk Rustam langsung ditindak tilang.

“Terhadap pengemmudi sudah dilakukan penindakan, dengan harapan dapat memberikan efek jera bagi yang bersangkutan dan pengemudi truk lain agar tidak melintas disana lagi,” terangnya.

meski jalur ditutup sejumlah pengendara sepeda motor yang tidak sabar tampak nekat menerobos melewati celah sempit. Hingga Kamis sore, truk belum bisa dievakuasi. 

(rb/dra/mus/JPR)

 TOP