Rabu, 22 Jan 2020
radarbali
icon featured
Dwipa

Minat Warga Tabanan Jadi TKI Tinggi, Mayoritas di Kapal Pesiar dan Spa

07 Desember 2019, 15: 45: 59 WIB | editor : ali mustofa

warga tabanan, minat jadi tki, tenaga kerja indonesia, kerja kapal pesiar, kerja di spa

Kapal Pesiar MV Genting Dream saat lego jangkar di Perairan Celukan Bawang. Kerja di kapal pesiar dan spa menjadi incaran warga Bali yang bekerja di luar negeri. (dok.radarbali)

Share this      

TABANAN - Bekerja di luar negeri masih menjadi incaran warga Tabanan hingga saat ini. Motif ekonomi jadi alasan.

Gaji besar di luar negeri dibanding di Indonesia membuat warga Bumi Lumbung Beras berminat bekerja di luar  negeri.

Sepanjang tahun 2019 ini, hampir 300 warga Tabanan menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Atau angka tepatnya mencapai 296 orang terhitung hingga bulan September 2019.

Berdasar data Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Tabanan, jumlah warga Tabanan yang terdaftar menjadi TKI cendeurung fluktuatif.

Sebagian besar dari mereka memilih bekerja sebagai terapis dan kapal pesiar. “Karakter pekerja kita di luar negeri memang berbeda. Lebih pada skill.

Bali pada umumnya dan Tabanan khususnya kebanyakan bekerja sebagai terapis dan kapal pesiar,” kata Kabid Penataan Luas, Dinas Ketenagakerjaan Tabanan l I Gede Adi Ambara.

Lebih lanjut Adi Ambara mengungkapkan, data tersebut diterima Dinas Ketenagakerjaan Tabanan dari Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI).

"Data yang kami punya berasal dari BP3TKI, sedangkan untuk bulan November 2019 datanya belum kami terima.

Kami di dinas sebatas melayani pencarian kartu pencari kerja (kartu kuning) dan perekaman paspor," imbuhnya.

Untuk negara tujuan sendiri, menyebar ke beberapa negara. Seperti Turki, China, hingga Rusia. 

(rb/zul/mus/JPR)

 TOP