Rabu, 22 Jan 2020
radarbali
icon featured
Hukum & Kriminal

Emosi Mendidih, Tebas Kaki Pelajar SMK Tabanan, 2 Preman Bertato Dijuk

06 Januari 2020, 09: 26: 40 WIB | editor : ali mustofa

emosi mendidih, tebas kaki pelajar, pelajar smk tabanan, dua preman, preman bertato, preman dibekuk, polres tabanan

Dua tersangka penebasan saat diamankan di Mapolres Tabanan usai melakukan penebasan terhadap korban Gangga jalan PB Sudirman, banjar Dangin Carik, Desa Dajan Peken, Tabanan. (Istimewa)

Share this      

TABANAN- Salah seorang remaja bernama I Made Gangga Gamulya menjadi korban penebasan di jalan PB Sudirman, Banjar Dangin Carik, Desa Dajan Peken, Tabanan, Sabtu malam lalu (4/1).

Akibat peristiwa itu, korban asal banjar Babahan Kawan, Desa Babahan, Kecamatan Penebel, itu mengalami luka terbuka pada kaki bagian kanan.

Hingga kini polisi masih mendalami motif pelaku yang ternyata kenal baik dengan korban.

Menurut informasi, perisitiwa bermula sekitar pukul 22.00 Sabtu malam, salah satu pelaku Andreas Corsini Jemagu alias Kondro, 18, menonton pertunjukan joged bumbung.

Selanjutnya pelaku yang tinggal di Jalan Hasanuddin, Desa Dajan Peken, Tabanan ini bertemu dua teman wanitanya yakni Ningsih dan Dewi.

Dari keterangan dua temannya ini, dirinya dicari oleh korban. Mendengar keterangan temannya itu, Kondro merasa emosi.

Dia lalu memutuskan pulang untuk mengambil sebilah sabit. Selain mengambil sabit, pelaku Kondro mengajak salah seorang temannya yakni Eliyas, 21, untuk mencari korban Gangga.

Akhirnya tepat di depan gudang Kantor Pajak atau di utara Kodim 1619/Tabanan, pelaku bertemu dengan korban dan langsung menghentikan laju sepeda motor yang dikenadarai korban saat itu.

Selanjutnya, pelaku Eliyas langsung menarik kerah baju korban hingga terjatuh dan tanpa basa basi langsung menebas kaki kanan korban yang diketahui berstatus pelajar SMK Margarana ini.

Usai melakukan penebasan, pelaku melarikan diri, sementara korban dibawa menuju RSU Tabanan untuk mendapat penangnan medis akibat luka tebas yang dialaminya.

Dari hasil pemeriksaan medis, Gangga mengalami luka terbuka pada kaki sebelah kanan dan luka lecet pada kedua jari-jari kaki.

Tak terima dengan kejadian yang dialami, korban datang melapor ke Mapolres Tabanan diantar oleh ayahnya I Made Asmarayasa.

Kasubag Humas Polres Tabanan Iptu I Made Budiarta membenarkan insiden tersebut. Pihaknya mengaku menerima laporan dari pihak korban yang saat itu didampingi orang tua.

“Dari laporan itu, tim langsung melakukan penyelidikan dan melakukan penangkapan terhadap pelaku di sebuah rumah milik temannya yang bernama

Yogi di Jalan Majapahit, Banjar Pande, Desa Dajan peken, Tabanan malam itu juga," ujar Iptu Made Budiarta.

Selanjutnya kedua pelaku beserta barang bukti berupa satu bilah sabit dan sepeda motor metik yang digunakan pelaki juga turut diamankan.

“Motifnya masih kami dalami. Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif,” tukasnya. Usai mendapat perawatan medis, korban sudah diperbolehkan pulang.

(rb/zul/mus/JPR)

 TOP