Rabu, 22 Jan 2020
radarbali
icon featured
Hukum & Kriminal

Naik Motor Ugal-ugalan, Serempet Mobil, Bule Aussie Aniaya Driver Ojol

15 Januari 2020, 07: 42: 23 WIB | editor : ali mustofa

kasus penganiayaan, naik motor, ugal-ugalan, serempet mobil, bule aussie, aniaya driver ojol, rs bali mandara

Korban menunjukkan luka bekas penganiayaan yang dilakukan pelaku warga negara asing. (Istimewa)

Share this      

KUTA – Nasib apes dialami pengemudi Terios warna silver DK 1338 VC bernama Gede Darma Jaya, 38.

Pengemudi Go Car ini dianiaya bule tak dikenal di Jalan Sarinandi, Siminyak, Kuta, Badung, Selasa (14/1) kemarin.

Akibat penganiayaan itu korban mengalami luka robek di bagian bibir sebelah kanan atas dan memar di sekujur tubuh.

Kepada Jawa Pos Radar Bali, pria asal Buleleng yang kini berdomisi di Jalan Bung Tomo, Denpasar ini mangaku dianiaya bule.

Peristiwa itu bermula saat dia mengemudikan mobil dari arah Jalan Sari Dewi menuju ke orderan di kawasan Jalan Sarinandi.

Sesampainya di pertigaan Sarinandi, Seminyak dengan kecepatan rendah, tiba-tiba bule yang diduga berasal dari Australia ini muncul dari gang kecil berkecepatan tinggi.

"Baru nongolin kepala mobil, bule itu keluar mengendarai sepeda motor Honda DK 5645FL FBC dari arah gang Villa Lina membonceng pacarnya menyeruduk bagian depan mobil saya," beber korban.

Karena berkendara dengan kecepatan tingga, si bule langsung menyerempet bagian depan mobilnya. Melihat kondisi itu korban tancap rem.

"Saya sempat turun mau menolong dan meminta maaf. Kita orang Bali seperti itu kita tetap minta maaf, walaupun mereka tidak terjatuh dari motor," terang sembari meminta bule itu tidak ugal-ugalan.

Bukannya berterima kasih malah korban didorong lalu di aniaya secara membabi buta. "Dia langsung pukul dan menendang saya. Bibir saya pecah.

Usai memukul, dia marah lagi namun dilerai oleh warga dan pengguna jalan. Karena darah terus mengalir saya langsung ke kantor polisi untuk melapor. Saya visum di RS Bali Mandara," bebernya.

Korban menduga pelaku adalah WNA Australia dinilai dari cara berbahasanya. Peristiwa ini langsung dilaporkan ke Polsek Kuta.

"Saya berharap polisi segera menangkap pelaku. Luka saya ini luka serius sebab bibir atas lubang dari kulit menembus bibir bagian dalam. Diduga di pukul menggunakan cicin yang ada besinya," tuturnya.

(rb/dre/mus/JPR)

 TOP