Selasa, 25 Feb 2020
radarbali
icon featured
Travelling

Turis Tiongkok Drop, Badung Anggarkan Rp 51,1 M Tata Lima Desa Wisata

12 Februari 2020, 15: 45: 59 WIB | editor : ali mustofa

turis tiongkok drop, pariwisata badung, pariwisata bali, anggaran penataan desa, desa wisata

Rafting di Desa Bongkasa Pertiwi, Badung, jadi salah satu yang ditata Dispar Badung (dok.radarbali)

Share this      

MANGUPURA - Lesunya wisatawan Tiongkok ke Bali akibat dampak penyebaran virus corona tidak membuat Pemkab Badung melalui Dinas Pariwisata Badung malas-malasan.

Justru Dinas Pariwisata Badung gencar melakukan penataan akomodasi wisata khususnya desa wisata yang ada di Gumi Keris.

Bahkan, Badung menyiapkan anggaran mencapai Rp 51,1 miliar untuk penataan lima desa wisata di Badung.

“Untuk sekarang sudah sampai tahap  proses persiapan lelang kegiatan fisik. Jadi, lima desa wisata itu akan diperbaiki infrastrukturnya dulu,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung Made Badra.

Sesuai rencana  di tahun 2020 ini lima desa wisata yang akan digarap yakni Desa Pangsan, Bongkasa Pertiwi,  Sangeh , Carangsari dan Mengwi . 

Badra juga mengatakan desa wisata yang akan dibangun diharapkan mendorong pemerataan pariwisata antara Badung selatan dengan utara. 

Meski ditengah adanya masalah global terkait virus corona. “Tetap kita akan garap potensi ini. Sehingga bisa memaksimalkan pendapatan Badung kedepan,” jelas birokrat asal Kelurahan Kuta, Badung ini.

Kata dia,  dalam pembangunan desa wisata telah disiapkan anggaran mencapai Rp 51,1 miliar khusus untuk pembangunan fisiknya. 

“Kami telah  menyiapkan tim untuk pendampingan desa wisata tersebut. Namun setelah mengadakan lelang untuk pembangunan fisik,” terangnya

Lebih lanjut, penataan desa wisata tersebut tak hanya ditata soal infrastruktur, namun menyangkut manajemen dan Sumber Daya Manusia (SDM). 

Sehingga desa wisata tersebut menjadi  magnet wisata di Badung utara dan bisa berjalan optimal. 

“Kami juga sudah merancang program-program peningkatan SDM yang unggul, destinasi, dan keterlibatan masyarakat,” pungkasnya.

(rb/dwi/mus/JPR)

 TOP