Selasa, 25 Feb 2020
radarbali
icon featured
Hukum & Kriminal

Viral Video Aksi Bunuh Diri Pelajar Buleleng, Kasek Ungkap Fakta Baru

13 Februari 2020, 08: 40: 07 WIB | editor : ali mustofa

video viral, aksi bunuh diri, pelajar buleleng, kepala sekolah, ungkap fakta baru

Detik-detik upaya penyelamatan yang dilakukan anggota OSIS dan siswa lainnya saat seorang temannya melakukan percobaan bunuh diri. (Istimewa)

Share this      

SINGARAJA, Radar Bali - Aksi percobaan bunuh yang dilakukan seorang siswa SMAN di Singaraja viral dijagat media sosial.

Video berdurasi 0,42 direkam oleh salah satu siswa SMANN di Singaraja melalui kaca jendala sekolah bagaimana detik-detik

aksi percobaan bunuh diri dilakukan siswa laki-laki menggunakan jaket biru sekolah yang tengah berada di lantai gedung berlantai tiga.

Beruntung beberapa siswa langsung naik ke atas lantai gedung dan berhasil menyelamatkan siswa tersebut.

Berdasar informasi, peristiwa itu terjadi Selasa (11/2) pukul 16.30 kala sejumlah siswa akan bergegas pulang sekolah.

Ketika pulang para siswa melihat seorang temannya menggunakan jaket biru sedang berada di atas lantai gedung sekolah.

“Mendadak ada seorang anak diam diatas gedung lantai tiga dengan menggunakan jaket SMA, kaki diturunkan dan hendak mau menerjunkan diri dari lantai gedung,” jelas seorang siswa.

Namun aksi percobaan bunuh diri berhasil digagalkan, setelah anggota OSIS naik ke lantai atas gedung dan membujuk siswa tersebut untuk turun.

Karena shock, anak tersebut sempat pingsan dan dilarikan oleh PMI Singaraja untuk di bawa ke RS Singaraja.

Anak tersebut diketahui duduk di kelas XI. Mengenai apa penyebab anak tersebut ingin bunuh diri dengan loncat dari ketinggian gedung sekolah belum diketahui penyebabnya.

Kepala Sekolah  Putu Eka Wilantara yang dikonfirmasi tak menampik ada siswa naik ke lantai atas gedung sekolah.

Namun, Putu Eka Wilantara membantah dugaan adanya percobaan bunuh diri yang dilakukan siswanya itu.

"Sudah biasa anak itu berada diatas gedung sekolah. Bahkan anak tersebut aktif dalam kegiatan ekstrakulikuler sekolah, dia masuk PMR juga.

Hanya saja teman-teman khawatirkan dengan kejadian tersebut setelah teman-temannya melihat kejadian ada anak berada di gedung,” ungkapnya.

 “Kami sempat tanya kepada anak tersebut apakah dia sakit atau tidak, bahkan sempat juga ditanya oleh temannya. Kondisi baik dan sehat saat ini," pungkasnya. 

(rb/jul/mus/JPR)

 TOP