alexametrics
Jumat, 10 Apr 2020
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Sopir Ngantuk Berat, Mobil Kijang Seruduk Pohon Perindag di Baturiti

19 Februari 2020, 08: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

laka maut, jalur denpasar - singaraja, sopir ngantuk berat, mobil kijang, seruduk pohon perindang, polsek baturiti

Kondisi mobil yang dikemudikan I Putu Landep, pasca menabrak pohon perindag yang ada di Jalan Jurusan Denpasar-Singara Banjar Kukub, Desa Perean Tengah, Kecamatan Baturiti kemarin. (Istimewa)

Share this      

TABANAN - Diduga akibat kelewat mengantuk, mobik Toyota Kijang DK 1123 UN yang dikemudikan I Putu Landep, 45, menghantam

pohon perindag di Jalan Jurusan Denpasar-Singaraja Banjar Kukub, Desa Perean Tengah, Kecamatan Baturiti, Selasa (18/2) kemarin.

Beruntung kejadian tersebut tidak memakan korban. Penumpang yang ada di dalam mobil tersebut hanya mengalami luka ringan.

Menurut informasi, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 12.15 Selasa siang kemarin. Saat itu, kendaraan Toyota Kijang yang dikemudikan

pria asal Desa Selat, Kecamatan Sukasada, Buleleng bersama enam penumpang lainya, datang dari arah Denpasar (selatan) menuju Singaraja (utara).

Saat sampai tiba di lokasi kejadian, tepanya di Banjar Kukub, Desa Perean Tengah, Baturiti, tiba-tiba pengemudi hilang kendali,

sehingga mobil yang dikendarai itu oleng ke ke kiri dan menabrak salah satu pohon perindag di sebelah barat sisi jalan raya.

Akibatnya, mobil tersebut ringsek pada bagian depan mobil. Kapolsek Baturiti Kompol I Nengah Sadiarta menuturkan, penyebab kecelakaan tunggal tersebut akibat pengendara

mobil dalam kondisi kurang konsentrasi hingga mengakibatkan hilang kendali dan menabrak salah satu pohon perindag di jalan. “Dugaanya sopirnya mengantuk,” ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa nahas tersebut. Sopir dalam keadaan selamat, sedangkan enam penumpang hanya mengalami luka ringan.

“Tidak ada yang sampai luka parah, hanya luka ringan dan sudah mendapat perawatan medis,” sambungnya.

Pihaknya mengimbau, agar masyarakat selalu berhati-hati saat berkendara. “Kalau mengantuk, kami harap menepi dan beristirahat sejenak sehingga tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tandasnya. 

(rb/zul/mus/JPR)

 TOP