alexametrics
Senin, 06 Apr 2020
radarbali
Home > Radar Jembrana
icon featured
Radar Jembrana

Bupati Artha Ajak Sukseskan Sensus Penduduk 2020 Secara Online

24 Februari 2020, 16: 45: 21 WIB | editor : ali mustofa

bupati artha, sensus penduduk 2020, sensus online, bps jembrana, pemkab jembrana

Bupati Jembrana I Putu Artha saat mengisi data secara online Sensus Penduduk 2020 (Istimewa)

Share this      

NEGARA – Bupati Jembrana I Putu Artha mengajak semua masyarakat Bumi Makepung menyukseskan Sensus Penduduk 2020 secara online.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Jembrana I Putu Artha saat dikunjungi Kepala Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jembrana I Kadek Muliadi Wirawan di ruang VIP Bupati Jembrana, Senin (24/2) siang.

Berbekal kartu keluarga dan didampingi Kepala Bagian Humas dan Protokol I Made Cipta Wahyudi, Bupati Artha melakukan langkah-langkah  pengisian data sensus penduduk 2020 secara online (SP 2020 online) melalui komputer.

SP 2020 online memakai sistem daring memang baru pertama kali dilakukan oleh BPS dalam melakukan sensus penduduk.

Dimulai sejak 15 Februari lalu dan akan berakhir pada 31 Maret nanti, partisipasi masyarakat melakukan pendataan masih tergolong sedikit.

Untuk itu oleh Muliadi diminta kesediaan Bupati Artha ikut serta mengisi data secara online untuk memancing keikutsertaan masyarakat dimulai dari kalangan pegawai di lingkungan Pemkab Jembrana.

"Kita melakukan sosialisasi dengan beragam media, salah satunya dengan mengajak bupati secara langsung mengisi form online,

sehingga diharap mampu menggugah keikutsertaan masyarakat dalam pengisian data secara online" ungkap Muliadi.

Nantinya seluruh masyarakat dimulai dari pegawai negeri sipil, harus belajar mengisi data sensus penduduk secara online.

Setelah itu diwajibkan mengajarkan dan memotivasi warga di tempatnya masing-masing. “Mari sama-sama mensukseskan pendataan penduduk tahun 2020 ini secara online demi suksesnya 1 data kependudukan,” imbau Bupati Artha.

Muliadi menambahkan bahwa mulai tahun ini pendataan dilakukan dengan metode kombinasi. Pertama adalah pengisian secara mandiri dan online,

sehingga pendataan akan berjalan efektif dan efisien, karena masyarakat yang dapat melakukan pengisian data di mana saja kapan saja melalui gadget masing-masing.

Kedua adalah sensus wawancara yang akan dilaksanakan mulai bulan juli nanti. Namun begitu diharapkan semua data terisi secara online.

Karena semakin cepat data terisi akan membatu sebagai backup data pemerintah dalam membuat berbagai kebijakan, seperti pendidikan, pangan, kesehatan dan lain-lainnya.

"Tapi bagi masyarakat yang belum terdata dan yang masih terbatas secara informasi dan teknologi akan kita data secara manual mulai juli nanti" tambah Muliadi.

Bagi masyarakat yang akan melakukan SP 2020 online, langkah pertama yang dilakukan adalah membuka situs sensus bps.go.id, berbekal KTP, KK atau akta nikah kemudian lakukan pengisian data sesuai dengan yang ditentukan. (rba)

(rb/bas/mus/JPR)

 TOP