alexametrics
Sabtu, 11 Apr 2020
radarbali
Home > Travelling
icon featured
Travelling

Kebun Raya Bedugul Tutup Sementara, Pemprov Bali Tak Tahu Menahu

19 Maret 2020, 06: 45: 59 WIB | editor : ali mustofa

kebun raya bedugul, kebun raya tutup, pemprov bali, lipi

Kebun Raya Bedugul (Istimewa)

Share this      

DENPASAR - Sejumlah tempat rekreasi di Bali satu persatu mulai tutup untuk antisipasi penyebaran virus corona. Salah satunya Kebun Raya “Eka Karya” Bali di Bedugul, Tabanan.

Hal tersebut tertuang dalam rilis resmi dari pihak Kebun Raya LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia).

Tak hanya di Bali, mereka juga menutup Kebun Raya yang dikelola LIPI, yakni Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Cibodas, dan Kebun Raya Purwodadi.

“Penutupan sementara akan dilakukan mulai Kamis 19 Maret hingga Selasa 31 Maret dan akan dibuka kembali setelah melihat perkembangan situasi,” ujar Kepala LIPI Laksana Tri Handoko kemarin.

Handoko juga mengatakan bahwa LIPI berkewajiban menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat dan partisipasi aktif mencegah penyebaran COVID-19 secara lebih luas.

Kepala Pusat Penelitian Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya LIPI R. Hendrian mengungkapkan bahwa penutupan sementara ini merupakan

bentuk tanggung jawab dan komitmen LIPI untuk ikut serta menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat dalam situasi pandemik virus COVID-19.

“Selama penutupan akan dilakukan langkah-langkah pencegahan, seperti penyemprotan disinfektan ke seluruh fasilitas-fasilitas publik di Kebun Raya,” ujar Hendrian.

Dirinya menjelaskan, selama penutupan juga akan dilakukan mekanisme pengaturan kerja pegawai agar koleksi tumbuhan Kebun Raya tetap terawat.

“Sehingga ketika nanti dibuka kembali Kebun Raya tetap nyaman, rapi dan dalam kondisi terpelihara baik untuk dikunjungi masyarakat,” tutup Hendrian.

Di sisi lain, Sekda Provinsi Dewa Made Indra yang juga Ketua Satgas Penanganan Virus Covid 19 tidak mengetahui sejumlah tempat rekreasi sudah ditutup sementara.

Data yang dihimpun radarbali.id menyebut, ada beberapa tempat yang sudah ditutup sementara, antaranya di Desa Wisata Pengelipuran, Suwat Waterfall, Tari Kecak Uluwatu dan lainnya. 

"Ada ya? Coba nanti saya koordinasikan dahulu. Kalau yang di Ppengelipuran nanti saya telepon bupatinya," ujar Sekda Dewa Made Indra.

(rb/ara/mus/JPR)

 TOP