alexametrics
Senin, 01 Jun 2020
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Usai Datang Berobat ke Dukun, Warga Anturan Buleleng Tewas Mengenaskan

29 Maret 2020, 00: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

warga anturan, tewas mengenaskan, datang berobat, berobat ke dukun, polres buleleng

Aparat Polsek Kota Singaraja memasang garis polisi di TKP rumah milik korban Iwik di Banjar Dinas Mundum, Desa Anturan Buleleng. (Istimewa)

Share this      

SINGARAJA – Seorang perempuan warga Banjar Dinas Mundum, Desa Anturan, Buleleng ditemukan tewas di rumahnya, Sabtu (28/3) kemarin.

Iwik, 45 ditemukan tewas di kamar rumahnya dalam kondisi terbujur kaku. Sebelum tewas Iwik diketahui sempat berobat ke salah seorang dukun yang beralamat di  Dusun Asah, Desa Kaliasem, Banjar.

Penemuan mayat yang diketahui pertama kali oleh saksi Kadek Lestari. Kejadian ini  sontak membuat heboh warga sekitar.

Pasalnya, korban yang baru beberapa hari di rumah tewas dengan kondisi mengenaskan. Kasubaghumas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya tak menampik peristiwa tersebut.

Warga Desa Anturan atas nama Iwik ditemukan tewas sekitar pukul 17.00 Wita oleh saksi Kadek Lestari, istri dari Ketut Sukerana.

Kadek Lestari datang ke rumah korban untuk memberi makanan dan minuman kepada korban. Saksi kala itu beberapa kali memanggil korban dan mengetuk pintu rumah korban.

Namun korban tidak menjawab sama sekali. Sehingga saksi langsung memeriksa korban dengan membuka pintu rumah korban.

“Nah saat masuk pintu kamr, seketika saksi melihat korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Kondisi terlentang terbujur kaku menghadap ke selatan dengan menggunakan celana dalam,” papar Iptu Gede Sumarjaya.

Saksi yang panik lalu langsung berlari memberitahukan suaminya dan warga. Peristiwa ini kemudian dilaporkan  ke Pos Polisi Pariwisata Lovina untuk dapat ditindak lanjuti.

Diakui Iptu Sumarjaya, keterangan dari saksi lainnya, Ketut Sukerana sebelum korban meninggal dunia, korban Jumat (27/3) sekitar pukul 10.00 wita

datang dari Denpasar dan saksi diminta untuk menjemput di Terminal Sangket agar diantar pulang ke rumahnya.

“Korban juga sempat meminta diantarkan untuk berobat ke salah seorang dukun Jero B di Dusun Asah Desa Kaliasem.

Saksi pun mengiyakan dan mengantar berobat sekitar pukul 16.00. Usai dari berobat korban langsung diantarkan kembali rumah,” paparnya.  

Saat ini polisi masih melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Barang-barang korban belum berani diperiksa menunggu tim inafis dan petugas medis RSUD Buleleng.

“Untuk penyebab kematian korban belum bisa kami pastikan, karena masih dilakukan penyelidikan,” pungkasnya.

(rb/jul/mus/JPR)

 TOP