alexametrics
Minggu, 07 Jun 2020
radarbali
Home > Dwipa
icon featured
Dwipa

IRT di Gianyar Sembuh, Dokter Ingatkan Pasien Sembuh Bisa Positif Lagi

26 Pasien Covid-19 di Gianyar Sembuh

22 Mei 2020, 10: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

wabah corona, virus corona, irt sembuh corona, ibu rumah tangga, pasien sembuh bisa positif , rsud sanjiwani

Ilustrasi (dok.jawapos.com)

Share this      

GIANYAR – Pasien Coronavirus Disease (Covid-19) yang sembuh di Bali kian banyak. Terbaru, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial WK, asal Kecamatan Ubud, dinyatakan sembuh.

Pasien berusia 55 tahun itu sempat dirawat selama 8 hari. Berdasar data, IRT tersebut terpapar Covid-19 dari transmisi lokal.

IRT tersebut awalnya diketahui positif pada 11 Mei lalu. Kemudian, sejak 12 Mei lalu dirawat. “Jadi ibu ini sembuh setelah 8 hari menjalani perawatan.

Pasien pulang pada 21 Mei 2020,” ujar Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Gianyar, I Gusti Bagus “Bem” Adi Wicaksana Widhya Utama kemarin.

Pasien tersebut dipastikan sembuh setelah menjalani dua kali tes Swab melalui metode Polymerase Chain Reaction (PCR).

Yakni swab pertama pada 18 Mei. Lalu tes swab kedua pada 19 Mei. Dari dua kali tes tersebut hasilnya negatif Covid-19.

“Karena hasil pemeriksaan swab dengan metode PCR, hasil negatif dua kali berturut-turut maka pasien dikatakan sembuh,” terang pria yang juga Kabag Umum Setda Pemkab Gianyar itu.

Dengan sembuhnya IRT tersebut, maka jumlah pasien sembuh dari Covid total mencapai 26 orang. Hingga saat ini, masih ada 3 pasien yang menjalani perawatan.

Masih ada tiga yang menjalani perawatan. Semoga mereka juga bisa segera sembuh dan tidak ada penambahan pasien positif lagi,” pintanya penuh harap.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Gianyar, dr. I Nyoman Wawan Tirtha Yasa menambahkan, pasien yang sembuh termasuk masyarakat harus tetap mengikuti protokol kesehatan.

Dokter Wawan mengaku, secara teori bisa saja pasien yang sudah sembuh, kembali dinyatakan positif Covid-19.

“Karena belum ada penelitian kekebalan tubuh terhadap virus ini bertahan berapa lama,” imbuh dokter Wawan Tirta Yasa.

Dia mengaku, berdasar kajian, faktor yang bisa mempengaruhi bisa berupa imunitas atau kekebalan tubuh pasien menurun.

Termasuk juga pasien yang sembuh, bisa tertular kembali. “Sering berkerumun, tidak pakai masker, tidak cuci tangan dan lainya bisa menyebabkan resiko tertular kembali,” pungkasnya.

Berdasaran data Covid-19 di Kabupaten Gianyar, total pasien mencapai 29 orang. Dengan jumlah sembuh mencapai 26 orang.

Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) mencapai 77 orang. Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 2 orang. Dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 28 orang.

(rb/dra/mus/JPR)

 TOP