alexametrics
Minggu, 07 Jun 2020
radarbali
Home > Dwipa
icon featured
Dwipa

Ditarget Melandai, Kasus Transmisi Lokal di Buleleng Bertambah Terus

22 Mei 2020, 23: 15: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

wabah Corona, Covid-19, GTPP Covid-19 Buleleng, pasien corona bertambah, Pemkab Buleleng,

Sekretaris GTPP Covid-19 Kabupaten Buleleng Gede Suyasa (Eka Prasetya)

Share this      

SINGARAJA –Sempat menargetkan kasus melandai pada akhir Mei 2020, kasus transmisi lokal di Kabupaten Buleleng justru kembali bertambah.

Terbaru, seorang pasien asal Kecamatan Gerokgak, dinyatakan positif covid-19.

Pasien dirawat dengan status positif covid-19, setelah sempat melakukan perjalanan ke daerah transmisi lokal beberapa pekan lalu.

Pasien itu diidentifikasi sebagai PDP-61. Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Buleleng, mengumumkan bahwa PDP-61 sebagai pasien positif pertama di Kecamatan Gerokgak.

 Padahal sejak Maret lalu, Gerokgak terus menyandang status sebagai zona hijau di Kabupaten Buleleng.

“PDP-61 ini adalah non PMI (Pekerja Migran Indonesia). Ini yang pertama kali terjadi di Kecamatan Gerokgak. Saat kami lakukan swab pertama kali, hasilnya negative.

Tapi yang kedua, hasilnya positif,” kata Sekretaris GTPP Gede Suyasa, saat memberikan keterangan pers melalui telekonferensi kemarin (22/5).

Menurut Suyasa, pasien tersebut sempat melakukan perjalanan ke Desa Bondalem beberapa pekan lalu. Hanya saja belum diketahui secara pasti dengan siapa saja pasien ini sempat melakukan kontak.

Tim medis tengah melakukan upaya tracing guna melakukan penelusuran lebih lanjut.

“Tim surveillance menyampaikan bahwa yang bersangkutan sempat berkunjung ke daerah transmisi lokal. Tapi waktunya kapan, masih diingat-ingat. Tim masih melakukan tracing dimana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja sempat melakukan kontak,” imbuh Suyasa.

Di sisi lain, GTPP juga mengumumkan ada tiga orang pasien yang dinyatakan sembuh. Mereka adalah PDP-21, PDP-44, dan PDP-47. Pasien dengan kode PDP-21 dirawat sejak 29 April lalu. Pasien dipulangkan setelah menjalani 11 kali pengambilan sampel swab.

Sementara PDP-44 dan PDP-47 dirawat sejak Rabu (6/4) dua pekan lalu. Kedua pasien diizinkan pulang setelah menjalani 9 kali pengambilan sampel swab.

Suyasa menegaskan, GTPP akan tetap melakukan pemantauan secara intens. Munculnya kasus transmisi lokal yang baru, diharapkan bisa meningkatkan kewaspadaan semua wilayah di Desa Buleleng. warga pun diminta tetap menerapkan protokol covid.

Seperti menggunakan masker, mencuci tangan, serta melakukan social dan physical distancing.

(rb/eps/pra/JPR)

 TOP