alexametrics
Rabu, 08 Jul 2020
radarbali
Home > Travelling
icon featured
Travelling

Genjot Pariwisata Jelang New Normal,Pemprov Siapkan Protokol Kesehatan

Wagub Sebut Daya Tarik Wisata Buatan Cuma 5 %

28 Mei 2020, 16: 35: 59 WIB | editor : ali mustofa

wabah corona, virus corona, new normal, genjot pariwisata, wagub cok ace, pemprov bali, protokol kesehatan, daya tarik wisata buatan

Keindahan Pantai Kelingking di Nusa Penida menjadi salah satu keindahan alam Bali yang bisa dijual semasa dalam kondisi seperti sekarang ini (Dewa Ayu Pitri Arisanti/Radar Bali)

Share this      

DENPASAR - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau dikenal Cok Ace menyebut  saat ini Pemprov Bali telah memikirkan bagaimana langkah menghidupkan kembali pariwisata Bali pasca Covid-19 ini.

Khususnya dalam promosi utama dari Bali, apakah itu budaya, alam atau yang lainnya. Mengingat jika pariwisata akan dibuka maka pemerintah harus siap dengan protokol kesehatan yang ketat.

"Untuk itu, saat ini Pemprov Bali telah merancang SOP detail dari protokol kesehatan dalam masing-masing sektor," ujar Wagub Cok Ace.

Cok Ace juga mengatakan, jika nantinya Pemerintah Pusat mengizinkan Bali kembali dibuka sebagai destinasi pariwisata, maka Pemprov Bali tidak akan membuka semua tempat-tempat wisata yang ada di Bali.

Melainkan secara bertahap terlebih dahulu, dengan selalu mengevaluasi effektifitas protokol kesehatan yang diterapkan.

Hal ini dilakukan agar wisatawan yang datang kebali merasa aman dan nyaman dan kembali lagi ke negaranya dengan aman dan nyaman.

Hal ini juga dilakukan untuk menjaga citra Bali sebagai tujuan favorite pariwisata dunia. “Untuk itu, SOP protokol kesehatan yang berfokus

pada kesehatan, kebersihan dan keamanan tersebut masih disusun secara terperinci dipersiapkan oleh tim,” ujar Cok Ace.

Yang menarik, Cok Ace juga mengatakan bahwa jika dilihat dari daya tarik wisata Bali, selama ini wisman tertarik dengan budaya Bali sebesar 65%, alam 30% dan wisata buatan 5%.

Namun dengan adanya pandemi ini, maka tidak mungkin untuk menampilkan budaya seperti tari-tarian dan beberapa pertunjukan lainnya.

Untuk itu, Pemprov Bali akan mengacu pada option kedua yaitu mengedepankan daya tarik alam, dimana didalam alam juga terdapat nilai khazanah budaya yang dapat menarik hati para wisatawan.

Untuk itu, diharapkan promosi Bali kedepannya dapat berjalan dengan lancar. “Nilai budaya Bali yang menjiwai daya tarik lainnya masih relevan untuk  dikembangkan.

Untuk itu mari kita jadikan alam bali sebagai daya tarik pariwisata bali. Mari kita Back to nature: memadukan nilai kearifan lokal dengan protokol Kesehatan,” pungkas Wagub Cok Ace. 

(rb/ara/mus/JPR)

 TOP