alexametrics
Jumat, 10 Jul 2020
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Ambil Air dan Mandi di Kolam Pemandian, Buruh Tewas Kesetrum Listrik

03 Juni 2020, 08: 33: 15 WIB | editor : ali mustofa

air air minum, mandi di kolam, kolam pemandian, buruh tewas, kesetrum listrik, polres buleleng

Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi pemandian umum Celepud yang ada di Banjar Dinas kawanan Desa Bontihing, Kubutambahan. (Istimewa)

Share this      

SINGARAJA - Nasib nahas dialami seorang buruh berusia 23 tahun. Komang Gede Yadnya tewas setelah tersengat arus listrik

di pemandian umum Celepud yang ada di Banjar Dinas kawanan Desa Bontihing, Kubutambahan, Senin (1/6) malam sekitar pukul 19.00 wita.

Kejadian nahas yang dialami pria yang tinggal di Dusun Kelod Kauh, Desa Tamblang bermula saat dirinya bersama rekannya yakni

Komang Surya Merta, 23 yang masih satu kampung datang ke lokasi pemandian tersebut sekitar pukul 18.30 wita.

Selain untuk mandi, korban datang ke lokasi pemandian sambil mencari air minum. Setiba di lokasi, dilihat banyak ada warga yang sedang mandi.

Seketika korban Yadnya terlebih dulu mandi yang kemudian disusul saksi rekannya Surya Merta. Setelah 5 menit kemudian korban Yadnya naik keatas untuk mengambil handuk dan mengeringkan tubuhnya.

Sedangkan rekannya masih mandi. Usai mengeringkan tubuh, korban lalu memakai celana. Saat memakai celana itulah, posisi tubuh korban Yadnya tidak seimbang.

Takut terjatuh, korban pun memegang besi pagar yang melingkari pelinggih di sekitar lokasi pemandian. Tiba-tiba, korban tersengat arus listrik yang mengaliri areal lokasi pemandian tersebut.

Rekan korban Surya Merta spontan terkejut melihat korban sudah dalam kondisi terbujur kaku dengan posisi bagian tangan kiri memegang pagar besi.

Kemudian kaki kanan korban tercelup ke air pemandian. Surya Merta bergegas menolong korban, namun dilarang oleh orang-orang yang berada di tempat pemandian tersebut.

Sementara warga lainnya yang datang ke lokasi pemandian langsung berlari untuk mematikan stop kontak yang berjarak 10 meter pagar besi yang ada arus listrik.

Setelah itu warga baru berani menolong korban dan langsung membawa ke Puskesmas Pembantu di desa Bontihing. Sayangnya korban sudah dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.

Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya tak menampik insiden tersebut. Dia menuturkan Komang Gede Yadnya warga di Dusun Kelod Kauh,

Desa Tamblang dari hasil  pemeriksaan tim medis dan olah TKP di lapangan. Bahwa korban murni meninggal akibat tersengat arus listrik.

Polisi sudah meminta keterangan tiga orang saksi yang mengetahui kejadian di lokasi pemandian tersebut.

Yakni Surya Merta sebagai rekan korban, sopir yang membawa korban ke RSUD Buleleng bernama Gede Sudiarta, 31 dan seorang warga Ketut Sariada, 32.

“Dari pihak keluarga korban sudah mengikhlaskan kejadian ini sebagai musibah dan tidak melanjutkan ke proses hukum,” pungkasnya. 

(rb/jul/mus/JPR)

 TOP