alexametrics
Kamis, 09 Jul 2020
radarbali
Home > Dwipa
icon featured
Dwipa

Positif, Warga Blahbatuh Dikubur Malam Hari dengan Protokol Covid-19

Awal Masuk RS Karena Nyeri Dada dan Diare

28 Juni 2020, 05: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

wabah corona, virus corona, pasien corona, positif covid-19, pasien covid-19 meninggal, warga blahbatuh, dikubur malam hari, protokol covid-19, nyeri

Petugas berpakaian hazmat membawa peti jenazah IMM yang meninggal karena Covid-19 ke setra desa setempat, Sabtu malam jelang Minggu dini hari, untuk dikuburkan (Istimewa)

Share this      

GIANYAR - Jenazah warga Desa Blahbatuh, Kecamatan Blahbatuh, berinisial IMM, 45, dikubur Sabtu malam (27/6) pukul 22.00 Wita di setra desa setempat.

Penguburan dilakukan oleh petugas Yon Zipur dengan Protokol Kesehatan Covid-19. Penguburan juga dipantau Camat dan Kapolsek Blahbatuh.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Gianyar, Made Wisnu Wijaya, membenarkan penguburan malam hari itu.

"Hari ini (kemarin) pukul 10.00 Wita, pasien dijemput ke RSUP Sanglah," ujar Made Wisnu Wijaya.

Terkait kematian IMM, GTPP Covid-19 Bali telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Bali terkait kepastian penyebab kematian.

"Dan data base kematian kasus karena Covid-19 di Provinsi Bali," kata Sekda Gianyar ini. Berdasar kronologis yang dibeberkannya, IMM pada 22 Juni sempat dirawat di RS Kasih Ibu Saba.

Saat itu pasien mengeluh demam, nyeri dada dan diare. Kemudian yang bersangkutan dirujuk ke RS PTN Universitas Udayana.

Selanjutnya, pada hari Kamis tanggal 25 Juni pukul 18.00 Wita IMM dinyatakan meninggal dunia.

"Karena yang bersangkutan memiliki gejala seperti Covid-19, maka sesuai standar operasional prosedur dan tatalaksana pasien curiga Covid-19,

pihak RS PTN Unud melakukan swab dan pemulasaran jenasah sesuai dengan protokol penanganan jenasah Covid-19," jelas Wisnu Wijaya.

Kemudian, pada hari Jumat tanggal 26 Juni hasil swab keluar dan pasien dinyatakan positif SARS-COV2.

(rb/dra/mus/JPR)

 TOP