alexametrics
Kamis, 09 Jul 2020
radarbali
Home > Bali United
icon featured
Bali United

Tempat Latihan Tim Piala Dunia U-20 Belum Jelas, Ini Kata Asprov PSSI

30 Juni 2020, 09: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

bali united, stadion kapten dipta, venue piala dunia, piala dunia u-20, tempat latihan tim, asprov pssi bali

Staduon I Gusti Ngurah Rai yang diplot jadi lapangan penunjang selama perhelatan Piala Dunia U-20 di Stadion Kapten Dipta Gianyar (Alit Binawan/Radar Bali)

Share this      

DENPASAR – PSSI akhirnya menetapkan lima lapangan untuk jadi lapangan penunjang Stadion Kapten Dipta selama perhelatan Piala Dunia U-20 di Bali.

Yakni Lapangan Gelora Samudera Kuta, Lapangan Gelora Tri Sakti Legian, Lapangan Kapten Japa, Stadion Ngurah Rai, dan Stadion Kompyang Sujana.

Berdasar catatan Jawa Pos Radar Bali, awalnya ada banyak lapangan yang diplot sebagai lapangan penunjang Stadion Kapten Dipta.

Bahkan, lapangan di Payangan sampai Bangli masuk dalam list. Belum lagi training ground milik Bali United di Pantai Purnama, Lapangan Yoga Perkanthi Jimbaran, dan Lapangan Made Pica di Sanur.

Namun, belakangan, training ground Bali United di Pantai Purnama dan Lapangan Yoga Perkanthi akhirnya tidak masuk karena dari awal tidak ada nama dua lapangan tersebut.

“Akhirnya di Kementerian PUPR hanya ada lima lapangan saja,” ucap Ketua Departemen Sepak Bola Asprov PSSI Bali Nasser Fakhhry Attamimy.

Sebenarnya Lapangan Made Pica, menurut Nasser, tidak masuk karena berdekatan dengan saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET).

Pihak Asprov PSSI Bali sebenarnya tidak bisa berkomentar banyak karena hingga saat ini surat resmi penunjukan Stadion Kapten I Wayan Dipta beserta lima lapangan penunjang masih belum diterima.

Nasser menambahkan, hanya surat mengenai perkembangan revitalisasi Stadion Kapten I Wayan DIpta saja yang diterima melalui surat elektronik.

“PSSI mengirimkan surat ke CEO Bali United dan diteruskan kepada kami mengenai perkembangan perbaikan sarana dan prasarana. Itu saja,” beber Nasser.

Seharusnya, menurut Nasser, penunjukkan pihak mana saja yang bertugas di Bali harus jelas. Padahal revitalisasi akan mulai dilakukan pada Juli mendatang jika sesuai dengan rencana.

“Kami dari Asprov belum mendapatkan kejelasan siapa yang menangani apa sehingga belum bisa melakukan koordinasi. Kalau ada surat resmi dari PSSI Pusat baru bisa bertindak.

Renovasi awalnya bulan Juli hingga Februari. Untuk maintenance direncanakan dua bulan mulai Maret – April,” tutupnya. 

(rb/lit/mus/JPR)

 TOP