alexametrics
Kamis, 09 Jul 2020
radarbali
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

Ke Jakarta untuk Persiapan Olimpiade, Desak Rita Minta Dukungan KONI

30 Juni 2020, 09: 45: 59 WIB | editor : ali mustofa

atlet panjat tebing, desak rita, olimpiade tokyo, koni buleleng, pelatnas panjat tebing

Atlet panjat tebing asal Buleleng Desak Rita saat berlatih di lapangan panjat tebing FPTI Buleleng.

Share this      

SINGARAJA – Atlet panjat tebing asal Buleleng, Desak Made Rita Kusuma Dewi, 19, kini bersiap mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) panjat tebing di Jakarta.

Atlet yang akrab disapa Desak Rita itu akhirnya bergabung dalam pemusatan latihan, setelah selama dua bulan terakhir menjalani latihan secara otodidak dengan pengawasan tim pelatih di Jakarta.

Desak Rita bergabung dengan Pelatnas panjat tebing di Jakarta, guna menghadapi persiapan Olimpiade 2021 yang akan dilaksanakan di Jepang.

Ia akan bergabung dengan sebelas atlet lain, yang juga dipanggil Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) untuk mengikuti Pelatnas Olimpiade 2021.

Kemarin (29/6), Desak Rita menemui Ketua KONI Buleleng Nyoman Artha Widnyana. Atlet asal Desa Sambangan itu berpamitan pada pengurus KONI sekaligus meminta dukungan moral untuk pelatnas.

Ia harus sudah bergabung dengan tim pelatnas di Jakarta, pada Rabu (1/7) besok. Kepada wartawan, Desak Rita mengaku hingga kini dirinya masih belum percaya bila dipanggil untuk mengikuti pelatnas panjat tebing.

Terlebih pemusatan latihan itu diproyeksikan untuk Olimpiade 2021. Padahal informasi pelatnas itu sudah diterima sejak Mei lalu.

Ungkapan itu bukan tanpa alasan. Sebab ia belum pernah mengikuti multi event nasional yang melibatkan atlet umum.

Ditambah lagi, atlet-atlet yang dipanggil untuk pelatnas olimpiade merupakan atlet senior. Rata-rata para atlet yang tergabung dalam pelatnas, sudah pernah berprestasi pada kejuaraan internasional.

“Sesungguhnya saya sampai sekarang pun masih belum percaya kalau dipanggil untuk persiapan Olimpiade.

Saya benar-benar kaget dan bersyukur karena semua yang saya lakukan selama ini mendapatkan hasil seperti ini. Saya benar-benar senang sekali. Saya akan berusaha biar bisa bergabung dengan tim inti,” katanya.

Sementara itu Ketua Umum KONI Buleleng Nyoman Artha Widnyana mengatakan, keberhasilan Desak Rita bergabung dalam pelatnas olimpiade bisa menjadi motivasi bagi atlet lainnya.

“Saya tahu betul riwayat prestasi Desak Rita. Dia belum pernah ikut multi event seperti Asean Games, SEA Games, bahkan PON pun belum pernah. Rencananya tahun depan dia ikut tim PON.

Tapi tahun ini sudah langsung bergabung dengan pelatnas Olimpiade. Ini benar-benar prestasi yang membanggakan,” kata Artha Widnyana.

Ia pun berjanji KONI Buleleng akan berusaha memfasilitasi kebutuhan Desak Rita selama menghuni pelatnas. Termasuk kebutuhan untuk test swab yang wajib dilakukan, sebelum melakukan penerbangan keluar daerah.

“Kami akan suport kebutuhan yang perlukan, kami akan berikan perhatian yang lebih atas prestasi yang diraih. Atlet-atlet cabor lain juga harus termotivasi untuk berprestasi dan kami pasti akan dukung,” tegasnya.

Sekadar diketahui, Desak Rita merupakan salah satu dari total 12 atlet yang dipanggil menghuni Pelatnas Olimpiade. Selain Desak Rita, juga ada beberapa nama lain.

Di barisan atlet putra, atlet yang tergabung dalam pelatnas adalah Vedriq Leonardo (Kalimantan Barat), Alfian M.Fajri (Jawa Tengah),

Rahmad Adi Mulyono (Jawa Timur), Aspar Jaelolo (DKI Jakarta), Kiromal Katibin (Jawa Tengah), Zaenal Aripin (DKI Jakarta).

Sedangkan untuk atlet putri, Nurul Iqomah (NTB), Aries Susanti Rahayu (Jawa Tengah), Raji'ah Salsabillah (Banten), Amanda Nanda Mutia (Jawa Timur), Alivany Ver Khadijah (Sulawesi Selatan) dan Desak Made Rita Kusuma Dewi (Bali). 

(rb/eps/mus/JPR)

 TOP