alexametrics
Kamis, 09 Jul 2020
radarbali
Home > Metro Denpasar
icon featured
Metro Denpasar

Corona di Bali Melejit, Sasar Tim Medis, Siapkan 2 Hotel untuk Isolasi

30 Juni 2020, 21: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

wabah corona, virus corona, pasien corona, kasus melejit, sasar tim medis, dua hotel, hotel untuk isolasi, dinkes bali

Ilustrasi (dok.jawapos.com)

Share this      

DENPASAR - Kalimantan Tengah, Bali, Sumatera Selatan, Jawa Tengah, dan Jawa Barat mengalami peningkatan kasus corona tertinggi dalam seminggu terakhir di luar Ibu Kota Jakarta. 

Khusus di Bali, beredar informasi bahwa rumah sakit rujukan Covid-19 sudah overload alias tidak sanggup lagi menampung pasien tambahan. 

Hal ini diperparah oleh kondisi meningkatnya jumlah tenaga kesehatan yang terinfeksi Covid-19. 

Hingga Selasa (30/6) siang, RS PTN Udayana diketahui merawat sejumlah dokter spesialis yang positif Covid-19, yakni 1 orang dokter spesialis bedah, 

1 orang dokter spesialis penyakit dalam, 1 orang dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, 1 orang dokter spesialis obstetri ginekologi (kebidanan dan kandungan), 2 dokter residen, dan 4 dokter umum.

Menyikapi kesiapan rumah sakit dan para dokter menghadapi peningkatan kasus transmisi lokal Covid-19 yang semakin “menggila”, 

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya, MPPM menyebut sejumlah rapat koordinasi telah dilakukan. 

“Tentu semua berkomitmen untuk melakukan pelayanan terbaik. Mencegah agar tenaga Kesehatan tidak terinfeksi covid dengan menerapkan protokol 

yang ketat di setiap pelayanan. Saat ini kemampuan SDM kesehatan masih mencukupi,” ucap dr. Suarjaya. 

Imbuhnya, kasus sebagian besar tanpa gejala sehingga transmisi lokal semakin masif terjadi. Upaya menemukan kasus pun terus digencarkan sehingga angka positif semakin banyak.

Terkait ketersediaan tempat tidur di rumah sakit rujukan khusus Covid-19, dr. Suarjaya menyebut bila kurang akan terus ditambah. 

“TT (tempat tidur, red) di RS isolasi 450 TT. Karantina Provinsi 623 TT. Kalau kurang buka lagi tambahan karantina provinsi. Dua hotel kita manfaatkan untuk tempat isolasi,” tegas birokrat asal Buleleng itu. 

(rb/ken/mus/JPR)

 TOP