alexametrics
Senin, 10 Aug 2020
radarbali
Home > Dwipa
icon featured
Dwipa

Entaskan Kemiskinan, 100 KK Kurang Mampu Dilatih Pertanian Hidroponik

31 Juli 2020, 10: 55: 45 WIB | editor : ali mustofa

pengentasan kemiskinan, 100 kk kurang mampu, pertanian hidroponik, distan klungkung, bupati suwirta

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta bantu anak yatim piatu, Kadek Suardana, 15 dan Komang Juniarta, 13 warga Dusun Payungan, Desa Selat dengan belajar system pertanian hidroponik. (Istimewa)

Share this      

SEMARAPURA - Ratusan warga kurang mampu di Kabupaten Klungkung tahun ini akan diberikan pelatihan dan bantuan instalasi pertanian hidroponik.

Itu dilakukan Pemkab Klungkung sebagai upaya pengentasan kemiskinan. Selain agar bisa memenuhi kebutuhan sayur-mayurnya secara mandiri, mereka juga diharapkan bisa memasarkan hasil pertaniannya itu ke pasaran.

Sehingga mereka memiliki sumber pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup yang lainnya.

Kepala Dinas Pertanian Klungkung Ida Bagus Gede Juanida mengajak KK kurang mampu mengembangkan pertanian hidroponik agar bisa terlepas dari belenggu kemiskinan.

Hal itu juga sejalan dengan cita-cita Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta sejak dulu. Yakni mengentaskan kemiskinan dengan memberikan pelatihan kewirausahaan.

“Sebenarnya direncanakan program ini bisa dimulai bulan Juni lalu. Namun, karena Covid-19 akhirnya mundur. Saat ini masih proses lelang dan bulan Oktober diharapkan pelatihan sudah bisa diberikan,” ujarnya.

Untuk melihat seberapa efektifnya program ini dalam mengentaskan kemiskinan, program ini baru diuji coba kepada KK kurang mampu di Kecamatan Klungkung.

Berdasar verifikasi yang dilakukan, ada 100 KK kurang mampu yang akan mendapat pelatihan dan bantuan instalasi pertanian hidroponik dari total sekitar 400 KK kurang mampu yang ada di Kecamatan Klungkung.

“Karena kami harus memastikan seberapa besar minat warga untuk mengembangkan pertanian ini. Kemudian kami juga harus memastikan lahan yang dimiliki mencukupi,” terangnya.

Melalui pelatihan dan pemberian bantuan instalasi pertanian hidroponik itu, diharapkan KK kurang mampu tersebut bisa memenuhi kebutuhannya sendiri.

Tidak hanya itu, mereka juga diharapkan dapat memasarkan hasil pertaniannya ke pasaran sehingga memiliki sumber pendapatan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan segera dapat terlepas dari belenggu kemiskinan.

“Bila program ini berhasil mengentaskan kemiskinan seperti harapan, tentunya program ini akan dilanjutkan ke kecamatan lain di Klungkung,” tandasnya.

(rb/ayu/mus/JPR)

 TOP