alexametrics
Sabtu, 08 Aug 2020
radarbali
Home > Politika
icon featured
Politika
Pilwali Denpasar 2020

Survei LSI, Nama AMD Mencuat Jadi Pesaing Kuat Jaya Negara

Unggul di Denbar dan Pemilih Milenial

02 Agustus 2020, 19: 01: 48 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

AMD, Agung Manik Danendra, Pilwali Denpasar 2020, AMD pesaing Jayanegara, Survei LSI, Pemilih Milenial,

PESAING KUAT : Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI), nama AMD (foto kiri) menjadi pesaing kuat Jaya Negara di Pilwali Denpasar Desember 2020 mendatang (Istimewa)

Share this      

DENPASAR- Lingkaran Survei Indonesia (LSI) merilis laporan survei untuk Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwali) Denpasar, pada Desember 2020 mendatang.

Dari data tersebut, elektabilitas dari beberapa tokoh yang digadang-gadang maju dalam kontestasi pemilu menjadi gambaran pimpinan kota Denpasar di masa akan mendatang.

IGN Jaya Negara menduduki elektabilitas paling tinggi dan disusul oleh Anak Agung Ngurah Manik Danendra, atau yang akrab disapa Agung Manik Danendra (AMD). 

Sesuai survei LSI yang digelar pertengahan Juni 2020, kandidat terkuat untuk menjadi Walikota Denpasar adalah IGN Jaya Negara dan AMD.

Selisih elektabilitas kedua kandidat bersaing tipis yaitu berkisar 3 persen dan yang belum memutuskan diatas 13 persen.

Selain Jaya Negara dan AMD, ada sejumlah nama masuk dalam survey LSI. diantaranya AA Rai Iswara, Selly Mantra, Kadek Agus Arya Wibawa, I Gusti Ngurah Gede, Ida Bagus Gede Sidharta Putra.

Ketika simulasi Pilwali kota Denpasar diisi empat bakal calon Walikota Denpasar yang disodorkan kepada publik dengan urutan tingkat elektabilitas yakni Jaya Negara (37 persen), AMD (34,1 persen), Ida Ayu Selly Fajarini Mantra (12,7 persen), I Kadek Agus Arya Wibawa (6,2 persen).

Lalu Jaya Negara (37,8 persen), AMD (34,5 persen), I Kadek Agus Arya Wibawa (7,2 persen), Agung Ngurah Rai Iswara (6,6 persen). Kemudian Jaya Negara (37,9 persen), AMD (34,9 persen), I Kadek Agus Arya Wibawa (7,2 persen), Ida Bagus Gede Sidharta Putra (7 persen).

Sementara untuk calon pemilih, AMD lebih unggul untuk kalangan pemilih pemula dan kalangan milenial antara usia 19 tahun atau dibawahnya dengan persentase 18 persen sementara IGN Jaya Negara sebanyak 13 persen.

Pun dengan kalangan pemilih usia 20 sampai 29 tahun, AMD memiliki persentase 17,9 persen sedangkan Jaya Negara 12,7 persen.

Sementara berdasarkan survei wilayah, AMD lebih unggul di Kecamatan Denpasar Barat dengan persentase 40,2 persen. Sedangkan Jaya Negara hanya memiliki persentase 10,1 persen saja. Namun Jaya Negara secara wilayah lebih unggul di Kecamatan Denpasar Timur dengan persentase 30,7 persen sedangkan AMD 11,0 persen. 

Selain itu, dari survei LSI pada item tingkat kesukaan kandidat calon wali kota Denpasar dari delapan nama, AMD unggul paling tinggi dengan persentase mencapai 50,8 persen dan disusul Ida Ayu Selly Fajarini Mantra dengan persentase 49,9 persen. 

Desas desus pun mencuat dikalangan elit partai politik. Bahkan kabar itu, sudah tersiar di kalangan publik terkait kedua kandidat calon antara Jaya Negara dan AMD bisa menjadi duet dalam ajang Pilwali kota Denpasar pada Desember 2020 mendatang.

Apabila tokoh birokrat dan tokoh milenial ini bersatu menandakan terjadi lawan kotak kosong pada Pilwali Denpasar. Namun ada sebagian pengamat menyampaikan lebih berpotensi head to head.

Terkait hal ini, AMD dihubungi melalui sambungan telepon yang diwakilkan sekretaris pribadinya menyampaikan untuk saat ini pihaknya tengah sibuk melaksanakan persembahyangan. “AMD masih konsen ke upacara piodalan di puri,” ucapnya singkat. (rba)

(rb/zul/pra/JPR)

 TOP