alexametrics
Senin, 21 Sep 2020
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

BADAH! Curi Emas Puluhan Juta, Pemuda Pengangguran Diciduk di Kuburan

10 Agustus 2020, 19: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

kasus pencurian, pemuda pengangguran, curi emas, curi handpone, puluhan juta, diciduk di kuburan, polresta denpasar

Pelaku Gede Bagus Surya Adinata ditahan di Mapolresta Denpasar setelah ditangkap di Kuburan Badung, Rabu (6/8) lalu. (Istimewa)

Share this      

DENPASAR - Seorang pemuda pengangguran asal Denpasar bernama Gede Bagus Surya Adinata ditangkap aparat kepolisian Polresta Denpasar.

Pemuda 20 tahun itu ditangkap karena mencuri sejumlah perhiasan mulai dari berlian dan emas senilai kurang lebih Rp 54 juta. Karena aksinya, pelaku akhirnya ditangkap di Kuburan Badung.

Aksi itu dilakukan pelaku kelahiran Denpasar, 3 Agustus 2000 ini pada 18 Juni 2020 sekitar pukul 13.30 Wita di Jalan Tirta Akasa No. 5A, Sanur Kauh, Denpasar Selatan.

Saat itu, korban meninggalkan rumahnya untuk makan siang. Sekitar pukul 16.00 Wita, korban kembali ke rumah dan menemukan rumahnya sudah diobrak abrik. Sejumlah perhiasan emas dan HP miliknya raib dari tempatnya.

"Pelaku masuk ke dalam rumah dengan cara memanjat tembok rumah dan mencongkel jendela  dengan menggunakan sapu ijuk milik korban dan masuk kedalam kamar korban

yang pintunya tidak terkunci. Selanjutnya pelaku mengmbil 2 buah HP di atas meja kamar  dan perhiasan didalam laci meja yang ada didalam kamar korban," kata Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, Senin (10/8).

Mendapati harta-bendanya sudah dicuri, korban langsung melapor ke Polsek Denpasar Selatan. Dari laporan itu, polisi melakukan penyelidikan.

Rabu lalu (6/8) sekitar pukul 17.00 Wita pelaku akhirnya ditangkap di Kuburan Badung di Jalan Imam Bonjol, Denpasar. 

 "Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku telah menjual HP dan perhiasan hasil curian. HP dijual seharga Rp 500 ribu dan perhiasan Rp 4 juta.

Kami masih mencari kemana dijual," tambah Kompol Anom. Kini pelaku ditahan di Mapolresta Denpasar untuk diperiksa lebih lanjut. 

(rb/mar/mus/JPR)

 TOP