alexametrics
Rabu, 23 Sep 2020
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Usut Pelecehan Pemangku, Polda Bali Panggil Mantan Suami Dek Ulik

14 September 2020, 20: 15: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

pelecehan pemangku, penyanyi pop Bali, Dek Ulik, Polda Bali, Ulian Demen, Akun Facebook, pencemaran nama baik, Calon arang,

Jro Dalang Dug Byor (tengah) diapit dua pengacaranya di Mapolda Bali, Jumat (11/9) lalu. (Andre Sulla)

Share this      

DENPASAR-Penyelidikan kasus dugaan pencemaran nama baik atau pelecehan terhadap pemangku oleh pemilik Akun Facebook (FB) "Ulian Demen" berlanjut.

Terbaru, usai pelapor, yakni Jro Mangku Dalang I Putu Gede Sartika alias Jro Dalang Dug Byor, 38, mengadukan kasus ini ke Mapolda Bali, pada Jumat (11/9) lalu, penyidik dari Ditreskrimsus Polda Bali kembali melakukan pemanggilan sebagai saksi dalam kasus ini.

"Ya, saya dipanggil untuk dimintai keterangan. Penyidik mau melengkapi keterangan termasuk barang bukti,"terang Jro Mangku Dalang I Putu Gede Sartika di Mapolda Bali.

Lebih lanjut, dengan didampingi dua Penasihat Hukumnya, Komang Sutrisna, dan Kadek Agus Aryanto, mantan suami penyanyi Pop Bali Ni Made Suastini alias Dek Ulik, ini menjelaskan, bahwa laporan yang ditujukan bagi terlapor (Pemilik Akun FB Ulian Demen,Red) bukan didasari sakit hati.

Namun, kata pria asal Banjar Biya, Keramas, Blahbatuh, Gianyar, pengaduan ke Polda Bali itu, lebih untuk memberikan pembelajaran bersama bagaimana menghormati dan menghargai pemangku serta seni tradisional Bali yang memiliki pakem-pakem pertunjukan yang sakral.

Kata Jro Mangku Dalang, jika dibiarkan, maka ulah pemilik akun FB Ulian Demen dikhawatirkan akan menjadi preseden buruk bagi pementasan seni di masyarakat.

“Setelah merasa tidak puas, kemudian berkomentar tidak karuan dengan kata-kata kasar dan melecehkan dalangnya di Medsos. Mari belajar untuk menghormati seni sakral di Bali. Siapa lagi yang menghargai seni dan pelaku seni, jika tidak kita sendiri,’’ papar Jro Dalang.

Harapan saya, pemilim akun Facebook bernama Ulian Demen segera dipanggil dan diperiksa polisi. Pun jika bernar bersalah, ia di proses sesuai undang-undang yang berlaku.

"Sekali lagi, saya berharap biar ada efek jera bagi oknum pemilik akun itu,"tukasnya.

Sementara itu, Penasehat hokum pelapor, Komang Sutrisna menambahkan, ujaran yang disampaikan oleh pemilik akun FB Ulian Demen ini, memiliki implimentasi hukum dan dampak kepada pemangku dan para seniman.

“Jika tidak ditindaklanjuti, ini preseden yang tidak baik. Para Pemangku dan praktisi seni sakral, bisa saja akan dilecehkan di lain kesempatan,” tukasnya.

(rb/dre/pra/JPR)

 TOP