alexametrics
Rabu, 23 Sep 2020
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Tertabrak Perahu, Pemancing Terlempar Lalu Tenggelam dan Hilang

Penabrak Kabur, Korban Belum Ditemukan

15 September 2020, 19: 15: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

musibah laut, pemancing hilang, tenggelam di laut, pemancing terlempar, Polairud Polres Jembrana,

RUSAK : Kondisi perahu yang ditumpangi korban usai tertabrak perahu lain dan rusak (Istimewa)

Share this      

NEGARA-Musibah laut terjadi di Peraian Air Kuning, Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana, Selasa pagi (15/9) sekitar pukul 06.00 WITA.

I Made Rade, 17, seorang pemancing dilaporkan hilang terlempar dan jatuh ke laut dan tenggelam setelah sampan yang ia tumpangi tertabrak perahu lain.

Kasatpolair Polres Jembrana Iptu Eddy Waluyo saat dikonfirmasi membenarkan dengan hilangnya pemancing di Perairan Air Kuning.

Dijelaskan, dari keterangan saksi, korban hilang sekitar pukul 06.00 wita “Korban hilang tenggelam diduga karena sampan ditabrak perahu lain,” jelasnya.

Ditambahkan, sebelum musibah terjadi, awalnya korban bersama seorang nelayan asal Desa Perancak, I Made Ludra, 26 berencana pulang dari memancing.

Sambil menunggu ari pasang untuk sandar, keduanya istirahat dan sampan lego jangkar di perairan Desa Air Kuning sambil makan makanan bekal mancing.

Saat kedua korban sambil makan di atas sampan tersebut, menurut saksi, datang perahu selerek berwarna oranye dari arah timur langsung menabrak sampan bagian belakang.

Akibat kerasnya benturan menyebabkan korban I Made Rade terlempar ke laut dan tenggelam. “Korban hilang masih dicari,” jelasnya.

Sementara itu, perahu yang diduga menabrak sampan pemancing tersebut melarikan diri.

Sedangkan korban selamat I Made Ludra dengan kondisi As sampan bengkok dan baling-baling patah pulang ke pantai Perancak.

“Kami masih melakukan penyelidikan dugaan kecelakaan laut tersebut,” tandasnya. 

(rb/bas/pra/JPR)

 TOP