alexametrics
Selasa, 22 Sep 2020
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Lagi! Tak Mau Ada Klaster Baru, Polisi Bubarkan Judi Tajen di Buleleng

Satu Diamankan, Bebotoh Lain Kocar-Kacir

15 September 2020, 20: 15: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

judi tajen, polsek banjar, Polres Buleleng, klaster tajen, bebotoh tajen, satu diamankan, sabung ayam, covid-19, prokes, bubarkan tajen,

Kapolsek Banjar AKP Agus Dwi Wirawan saat turun langsung memimpin pembubaran judi tajen di Banjar Dinas Desa, Desa Banyuatis, Banjar, Buleleng. (Istimewa)

Share this      

BANJAR-Gelaran judi tajen alias sabung ayam di Banjar Dinas Desa, Desa Banyuatis, Banjar, saat penampahan Galungan, Selasa (15/9) dibubarkan aparat Polsek Banjar.

Kapolsek Banjar AKP Agus Dwi Wirawan yang dikonfirmasi membenarkan dengan pem bubaran tajen di wilayah hukumnya.

 “Jadi kami sudah berada di lokasi melakukan pengintaian sejak pukul 09.00 pagi. Belum dimulai kami sudah bubarkan. Termasuk para pedagang kami minta pulang,” kata AKP Dwi Wirawan.

Dikatakan Agus Dwi Wirawan, dari informasi yang ia terima, gelaran tajen di Banyuatis ini diakui sengaja digelar saat penampahan galungan dengan mengundang para pebotoh.

Harapan penyelenggara, dengan gelaran tajen saat libur penampahan Galungan, banyak peserta atau bebotoh yang datang dengan membawa uang banyak .

Selanjutnya, atas penggerebekan dan pembubaran judi tajen di Banyuatis, selain membuat bebotoh kocar-kacir, polisi mengamankan seorang berinisial Kadek K selaku penyelenggara.

 “Untuk pihak penyelenggara judi tajen sudah kami amankan dan masih kami mintai keterangan,” terang mantan Kapolsek Busungbiu ini.

Sedangkan para pedagang dan bobotoh lainnya yang kebetulan datang ke lokasi tajen, kata Dwi Wirawan, polisi sengaja tidak melakukan penindakan dan hanya memberikan peringatan dan imbauan.

“Kami minta mereka (pedagang dan bebotoh) untuk tidak datang lagi ke arena tajen dan membuat kerumunan. Apalagi banyak dari mereka yang sama sekali tidak menerapkan social distancing maupun menggunakan masker.

Sehingga salah satu pemicu penularan Covid-19. Jangan sampai judi tajen di Banyuatis menjadi klaster baru di Kecamatan Banjar penularan Covid-19,” tandasnya. 

(rb/jul/pra/JPR)

 TOP