alexametrics
Rabu, 23 Sep 2020
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Duh! Mabuk, Bawa Honda CRV Ngebut, Mahasiswa NTT Seruduk Toko & Dealer

Terjadi di Depan Mako Lanal Denpasar

15 September 2020, 23: 15: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

lakalantas, mabuk, Honda CRV, seruduk dealer, tabrak Toko, Lanal denpasar, Polresta Denpasar, mahasiswa NTT,

AKIBAT UGAL-UGALAN : Mobil Honda CRV dan pengemudi sesaat setelah menabrak toko dan dealer di jalan raya Sesetan, Densel, Selasa (15/9) pagi (Istimewa)

Share this      

DENPASAR – Kecelakaan tunggal yang diduga disebabkan pengemudi mabuk dan ugal-ugalan kembali hebohkan warga, Selasa pagi (15/9).

Kali ini, kecelakaan terjadi di Jalan Raya Sesetan, Denpasar Selatan atau tepatnya di depan Markas Komando Pangkalan TNI AL Denpasar, Pukul 05.00 WITA.

Diduga karena pengemudi dalam pengaruh minuman beralkohol (mikol), sebuah mobil Honda CRV dengan Nopol DK 1161 AAE menabrak toko dan dealer.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun akibat kecelakaan tunggal, selain mobil ringsek, beberapa bangunan dealer dan toko mengalami kerusakan parah

Kasat Lantas Polresta Denpasar AKP Adi Sulistyo Utomo dikonfirmasi membenarkan.

Dijelaskan, kronologi kecelakaan tunggal di depan Mako Lanal Denpasar berawal saat mobil CRV DK 1161 AAE yang dikemudikan Ray Grand, 20, seorang mahasiswa asal Kupang, NTT, melaju dalam kondisi kencang dari arah barat ke timur.

Selanjutnya setiba di TKP, pengemudi hilang kendali lalu menabrak toko milik Eka Lestari dan Dealer milik I Wayan Budarma.

"Dugaan sementara karena pengemudi dalam pengaruh minuman beralkohol sehingga oleng ke kiri dan menabrak toko dan tembok dealer yang berada di sisi utara jalan" jelas Kasatlantas.

Lebih lanjut, Adi Sulistyo menambahkan, saat mengemudi mobil CRV, pemuda yang diketahui tinggal di Jalan Perum Taman Mahayu Blok V /A 3 juga mengangkut tiga penumpang asal Kupang NTT.

Ketiga penumpang itu, yakni Oncu Ola, 20, Caraf Ario Cornelis Lawang, 20, dan Ricars, 21.

"Para penumpang ini juga dalam keadaan mabuk. Kondisi mereka mengalami luka lecet.Jadi semua hanya korban lecet, termasuk pengendara Vario yang kebetulan ada di TKP. Sedangkan untuk kerugian materiil kurang lebih sekitar Rp 40 juta’tegasnya.

(rb/dre/pra/JPR)

 TOP