alexametrics
Rabu, 23 Sep 2020
radarbali
Home > Metro Denpasar
icon featured
Metro Denpasar

Klaster Rumah Tangga Mendominasi, GTPP Minta Waspada saat Galungan

16 September 2020, 10: 45: 34 WIB | editor : ali mustofa

pandemi covid-19, hari raya galungan, klaster rumah tangga, gtpp covid-19 denpasar

Jubir GTPP Covid-19 Kota Denpasar Dewa Gede Rai (dok.radarbali)

Share this      

DENPASAR – Dalam suasana Hari Raya Galungan, tim medis, tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar masih berjibaku dengan pasien Covid-19.

Data kemarin (15/9), pasien positif bertambah sebanyak 25 orang yang tersebar di 11 desa/kelurahan. Sedangkan pasien sembuh bertambah sebanyak 19 orang.

“Umat Hindu yang merayakan Galungan diimbau untuk tetap waspada. Hal ini mengingat masih adanya kasus positif aktif di Kota Denpasar,” ujar jubir GTPP Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai kemarin. 

Dewa Rai merinci 11 desa/kelurahan yang mencatatkan penambahan kasus positif. Yakni Desa Dangin Puri Kauh yang mencatatkan penambahan kasus tertinggi yakni sebanyak 5 kasus positif,

disusul Desa Peguyangan Kangin, Desa Peguyangan Kaja, Kelurahan Sanur, dan Desa Dangin Puri Kaja yang mencatatkan penambahan  masing-masing sebanyak 3 kasus positif. 

Sementara Desa Dangin Puri Kangin dan Kelurahan Tonja mencatatkan penambahan kasus positif masing-masing sebanyak 2 orang positif.

Sedangkan Kelurahan Renon, Desa Sanur Kauh, Desa Dangin Puri Kelod dan Kelurahan Dangin Puri mencatatkan penambahan kasus positif masing-masing 1 orang.

“Sebanyak 32 desa/kelurahan tidak mencatatkan penambahan kasus positif baru,” jelas Dewa Rai.

Kendati demikian, angka kasus positif covid 19 di Kota Denpasar dalam seminggu ini mengalami tren peningkatan. 

Karenanya diperlukan kewaspadaan dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan di masyarakat.

Mulai dari cuci tangan, menggunakan masker dan jaga jarak.  Tak terkecuali dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah.

“Yang harus diperhatikan, klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah masih mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi, disamping juga ada klaster upacara keagamaan dan klaster perkantoran,” bebernya.

Masyarakat pun diminta hindari kerumunan. Secara kumulatif kasus positif tercatat sebanyak 2.077 kasus.

Jumlah pasien sembuh di Kota Denpasar mencapai 1.775 orang (85,46 persen), meninggal dunia sebanyak 37 orang (1,78 persen), dan yang masih dalam perawatan sebanyak  265 orang (12,76 persen).

(rb/san/mus/JPR)

 TOP