alexametrics
Kamis, 29 Oct 2020
radarbali
Home > Radar Buleleng
icon featured
Radar Buleleng

Tekan Tombol Alarm, Tiga Pasien di Buleleng Meninggal Akibat Covid

27 September 2020, 20: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

pandemi covid-19, tekan tombol alarm, tiga pasien meninggal, pasien covid1-9, gtpp covid-19 buleleng

Proses kremasi jenazah terkonfirmasi positif Covid-19 di Buleleng. (Istimewa)

Share this      

SINGARAJA - Kasus kematian akibat covid-19 di Kabupaten Buleleng terus meningkat. Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng mencatat ada tiga orang pasien yang meninggal akibat covid-19.

Ketiga pasien itu berasal dari kecamatan berbeda. Masing-masing dari Kecamatan Banjar, Kecamatan Sawan, dan Kecamatan Seririt.

Hal itu terungkap saat GTPP kembali melakukan pembaruan data temuan kasus covid-19 di Buleleng, Minggu (27/9).

Juru Bicara GTPP Covid-19 Buleleng I Ketut Suweca mengungkapkan, pada Minggu (27/9), tercatat ada tambahan 31 kasus di 8 kecamatan.

Sementara pasien yang sembuh berjumlah 10 orang yang tersebar di 6 kecamatan. “Ada juga tiga kasus meninggal. Masing-masing dari Kecamatan Sawan, Kecamatan Banjar, dan Kecamatan Seririt.

Selain itu ada 7 kasus probable baru yang kami catat,” kata Suweca saat memberikan keterangan pers pada Minggu siang.

Sekadar diketahui, saat ini secara kumulatif kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Buleleng mencapai 813 kasus.

Dari 813 kasus itu, sebanyak 724 orang telah dinyatakan sembuh dan 35 orang lainnya meninggal dunia. Kini ada 53 orang yang masih menjalani perawatan di Buleleng dan seorang lainnya dirawat di RS PTN Unud.

Dari 53 orang yang dirawat di Buleleng, sebanyak 14 orang dirawat di RSUD Buleleng, 7 orang dirawat di RS swasta, dan 34 orang lainnya diizinkan menjalani isolasi mandiri. 

(rb/eps/mus/JPR)

 TOP